10 Investasi Dana Pendidikan Anak untuk Biaya Sekolah

Tingginya biaya dana pendidikan anak membuat orang tua harus berinvestasi untuk mempersiapkan sejak dini. Apa pilihan investasinya ?

Pertimbangan dari tingkat kenaikan biaya pendidikan yang tinggi. Contohnya, kebutuhan dana Rp 10 juta untuk tahun 2017 akan menjadi Rp 13,3 juta pada tahun 2020 dengan asumsi inflasi 10% per tahun.

Bayangkan, jika kita mempersiapkan dana kuliah anak. Kalau saat ini saja nilainya Rp 100 juta, maka 10 tahun lagi akan menjadi Rp 260 juta.

Pilihan Investasi untuk Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak

1. Tabungan Pendidikan Berjangka

Tabungan berjangka adalah produk perbankan yang merupakan tabungan dengan bunga diatas bunga tabungan biasa sehingga memberikan keuntungan lebih besar.

Di salah satu bank, bunga tabungan berjangka adalah 4.25% setahun.

Namun, bedanya tabungan berjangka dengan tabungan biasa adalah dalam tabungan berjangka terdapat komitmen untuk tidak menarik uang di tabungan dalam periode tertentu.

Jika menarik uang di tabungan berjangka sebelum masa kontrak selesai, Anda harus membayar denda penarikan ke bank.

Tabungan berjangka memiliki resiko nol karena merupakan produk perbankan sehingga tidak mungkin uang Anda di tabungan berjangka akan hilang.

Karena itu, tabungan berjangka sangat cocok untuk tujuan keuangan jangka pendek, misalnya, uang muka anak masuk TK atau SD yang dibutuhkan dalam hitungan bulan.

Dulu untuk membuka tabungan berjangka, Anda harus datang sendiri ke kantor cabang bank terkait.

Namun, sekarang dengan kemajuan aplikasi mobile banking, Anda bisa membuka tabungan berjangka secara online di internet banking bank.

Tabungan berjangka menjadi instrumen investasi online yang bisa membantu mewujudkan target keuangan.

2. Reksadana

Reksadana adalah investasi online yang paling mudah dan dikenal di masyarakat.

Anda cukup menempatkan dana di Reksadana, selebihnya serahkan ke Manajer Investasi untuk mengelola investasi Anda.

Kehadiran Fintech membuat proses investasi Reksadana, yang sudah mudah, menjadi semakin mudah.

Beberapa keuntungan investasi online Reksadana:

  1. minimum investasi Reksadana bisa mulai dari Rp 10,000 – jumlah yang sangat terjangkau dan menjadi salah satu yang paling rendah diantara instrumen investasi lain.
  2. banyak aplikasi investasi Reksadana online ditawarkan, yang membuat akses ke investasi Reksadana terbuka lebar buat siapa pun.
  3. platform e-commerce Tokopedia dan Bukalapak menerima investasi Reksadana, dengan melakukan kerjasama dengan pihak agen penjual Reksadana, yang membuat investasi Reksadana menjangkau kaum milenial anak-anak muda.

Hal yang perlu diperhatikan, sebelum menempatkan dana di Reksadana, adalah tentukan dan pastikan Tujuan Keuangan Anda karena berdasarkan Tujuan tersebut Anda memilih Reksadana.

Ada banyak sekali pilihan jenis dan manajer investasi Reksadana di pasaran saat ini, thanks to kemajuan teknologi, namun untuk Anda bisa me-navigasi pilihan – pilihan tersebut dan menentukan yang paling cocok, perlu Tujuan Keuangan yang jelas !

3. Saham

Salah satu orang terkaya di dunia, hidup dari investasi saham.

Namanya, Warren Buffet !

Anda baca di berbagai literatur finansial, pasti menempatkan saham sebagai instrumen investasi dengan return paling tinggi.

Pengalaman saya pribadi, saham memberikan keuntungan paling tinggi diantara investasi saya yang lain.

Data menunjukkan hal tersebut.

Pergerakkan harga saham diukur oleh Indeks Harga Saham (IHSG).

JIka Indeks harga saham naik, artinya secara rata-rata harga saham di pasar mengalami kenaikkan.

Baca Juga  Perbedaan Saham vs P2P Lending Fintech

Begitu pula sebaliknya.

Berapa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (atau Bursa Efek Jakarta waktu itu) di akhir 1998 ?

IHSG di akhir penutupan 1998 adalah 398.

IHSG hari ini di penutupan 13 November 2019 adalah 6,142.50

Itu artinya harga-harga saham sudah naik 1,443% atau 14x lipat dalam waktu 21 tahun.

Dimana ada investasi yang menghasilkan return setinggi ini ?

Good news-nya, saham adalah instrumen investasi yang bisa Anda lakukan secara online.

Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia mengizinkan pembukaan rekening untuk transaksi saham secara online untuk mempersingkat waktu pembukaan rekening serta untuk meningkatkan inklusi jasa keuangan khususnya di bidang pasar modal.

Langkah – langkah melakukan investasi saham online adalah:

  • Pilih Broker Saham. Anda harus memilih broker saham. Ada banyak broker atau disebut ‘Anggota Bursa’ yang merupakan member di Bursa Efek Indonesia (BEI). Beberapa broker menyediakan dummy-trade yang bisa Anda gunakan untuk mengevaluasi apakah aplikasi jual beli saham milik broker tersebut bagus atau tidak.
  • Buka Rekening Saham. Setelah memilih broker, langkah berikutnya adalah membuka rekening saham. Membuka rekening wajib karena jika tidak, Anda tidak bisa melakukan transaksi saham. Broker yang baik memberikan fasilitas pembukaan rekening secara online dimana Anda cukup mengisi formulir pembukaan rekening secara online dan mengirimkan dokumen tersebut setelah ditandatangani.
  • Buka Rekening Dana Nasabah. Selain buka rekening saham di broker, berbarengan dengan itu adalah pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN). Kalau rekening saham untuk Anda bisa melakukan jual beli saham, RDN adalah rekening khusus yang dibuat di bank untuk menyimpan dana transaksi jual beli saham. Setoran modal untuk transaksi saham dan hasil penjualan saham disimpan di RDN.

Semua langkah di atas dalam pembukaan transaksi saham bisa dilakukan secara online.

4. Investasi Emas Online

Anda pasti tahu bahwa emas adalah investasi yang sudah lama sekali ada, tetapi investasi emas ribet kata banyak orang karena harus membeli ke toko emas dan menyimpan fisiknya dengan aman.

Tapi kesulitan beli emas diatasi dengan investasi emas online.

Beli emas secara online ?

Belakangan ini seiring munculnya Fintech, investasi emas berinovasi dengan hadirnya investasi emas online.

Investasi emas online memiliki banyak keuntungan, yaitu:

  1. proses beli dan jual emas menjadi sangat mudah karena dilakukan lewat aplikasi, tanpa perlu pergi ke kantor cabang, misalnya yang saya alami dengan Pegadaian Digital dan Brankas LM Antam.
  2. resiko kehilangan emas lebih kecil karena dalam investasi emas online, fisik emas yang Anda beli langsung disimpan penjual emas, yaitu Pegadaian atau Brankas Antam.
  3. proses perintah jual emas dilakukan secara online, tanpa perlu ke kantor cabang, dan dana hasil penjualan emas otomatis masuk rekening Anda dalam hari yang sama.
  4. sekarang beli emas bisa lewat platform e-commerce online, yang memudahkan bagi golongan milenial untuk mengakses investasi emas.

Kemajuan fintech membawa perubahan yang signifikan dalam cara dan akses investasi emas, menjadi lebih mudah dan lebih terjangkau.

5. Surat Berharga Negara (SBN) ORI

Investasi bisa ke Pemerintah Indonesia dengan membeli SBN – Surat Berharga Negara.

Baca Juga  Trading Sosial: Panduan Pemula

Beberapa tahun lalu, Anda yang ingin melakukan investasi Surat Berharga Negara harus datang ke agen penjual dan melakukan pembayaran lewat bank.

Sekarang, kemajuan teknologi membuat investasi SBN mudah dilakukan lewat online.

Ada banyak pilihan kanal penjualan SBN secara online dan Anda cukup melakukan lewat laptop atau PC tanpa perlu datang ke kantor agen penjualan.

SBN sangat aman karena diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia.

Pemerintah menerbitkan surat hutang, namanya SBN, yang bisa dibeli masyarakat.

SBN laris manis di investor asing karena bunga yang ditawarkan, > 6%, sangat menarik, dengan tingkat keamanan yang sangat tinggi.

Ada beberapa jenis SBN yang ditawarkan:

  • Savings Bond Ritel (SBR) adalah Obligasi Negara yang dijual kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia dan merupakan alternatif investasi yang aman, mudah, terjangkau, dan menguntungkan.
  • Sukuk Tabungan adalah Surat Berharga Syariah Negara yang merupakan instrumen investasi berbasis syariah yang diterbitkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan ditujukan bagi investor individu Warga Negara Indonesia.
  • Obligasi Negara Ritel (ORI) adalah Surat Utang Negara yang dijual oleh Pemerintah kepada investor ritel di pasar perdana domestik yang merupakan individual WNI.

Minimum investasi bisa mulai dari Rp 1 juta rupiah – jumlah yang cukup terjangkau untuk investor ritel.

Keuntungan SBN bisa dari dua cara, yaitu:

Pertama, Anda pegang SBN sampai jatuh tempo, sehingga akan mendapatkan bunga SBN yang sudah ditetapkan sejak awal.

Kedua, Anda menjual SBN sebelum jatuh tempo ke pasar sekunder, yang akan dibeli oleh investor lain, dengan harga tertentu.

Jika faktor keamanan menjadi pertimbangan utama, beli SBN bisa menjadi alternatif investasi menarik, dengan tingkat bunga lebih tinggi dari deposito dan tabungan.

6. P2P – Peer To Peer Lending

P2P Peer To Peer adalah investasi online yang mempertemukan secara langsung antara investor yang memiliki dana dengan borrower yang membutuhkan dana pinjaman.

Pertemuan tersebut dilakukan secara online lewat teknologi informasi milik platform P2P.

Contoh beberapa Peer To Peer Lending di Indonesia adalah: Investree, Modalku, Koinworks, Akseleran, dan Amartha.

Perusahaan P2P memilih calon peminjam sesuai kriteria dan menetapkan profile risiko peminjam, lalu menempatkan calon peminjam ke platform marketplace P2P di mana investor memilih peminjam yang akan didanai.

Peer To Peer memberikan keuntungan investasi sebagai berikut:

Pertama, return yang ditawarkan lebih tinggi buat investor karena hubungan langsung antara investor dan borrower. Saya menikmati return P2P mencapai 12% sd 16% setahun.

Kedua, nilai investasi P2P relatif kecil dan terjangkau, karena proses investasi yang paperless dengan bantuan teknologi. Salah satu platform P2P menerima investasi mulai dari Rp 10,000 per pendanaan.

Ketiga, penggunaan teknologi informasi membuat proses investasi di P2P berlangsung online dan efisien.

Yang penting diperhatikan dalam investasi online P2P adalah resiko gagal bayar peminjam, yang sepenuhnya ditanggung investor, sementara platform p2p tidak menanggung gagal bayar peminjam.

7. Saham Luar Negeri Internasional

Di era online trading saat ini, cara investasi saham di luar negeri cukup mudah.

Baca Juga  5 Cara Menabung dan Investasi Dana Pensiun di 2022

Proses pendaftaran dan transaksi jual beli saham dilakukan lewat platform online trading.

Kenapa investasi di saham luar negeri ?

Investasi saham tidak hanya di pasar dalam negeri.

Bahkan teori keuangan menyarankan investasi saham di pasar internasional.

Alasannya, diversifikasi !

Investasi saham hanya di 1 negara pasti lebih besar resikonya dibandingkan investasi disebar ke lebih dari 1 negara.

Dengan investasi saham di pasar internasional, Anda bisa beli perusahaan berskala global yang tidak hanya menjanjikan keuntungan tetapi juga kestabilan return.

Saran saya, jika ingin investasi saham internasional, bisa mencoba pasar Amerika karena Wall Street di negara Paman Sam adalah pasar saham terbesar di dunia dengan banyak sekali pilihan saham perusahaan kelas dunia.

Risiko tambahan – selain resiko investasi – dalam jual beli saham di pasar internasional adalah risiko valas karena nilai tukar rupiah berfluktuasi terhadap nilai mata uang valas.

8. Properti

Dari segi biaya, investasi properti ini memang butuh biaya besar. Namun kalau dibandingkan dengan prospek jangka panjang, bisa menjadi salah satu yang paling menguntungkan untuk membiayai pendidikan anak.

Satu properti dipercaya dapat membiayai pendidikan anak dari TK sampai kuliah. Usahakan cermat memilih properti guna memaksimalkan keuntungan di masa mendatang.

9. Deposito

Dibandingkan tabungan pendidikan, deposito jauh lebih menguntungkan karena suku bunganya lebih tinggi yaitu 4% – 6% per tahun.

Jika seandainya kamu mendepositokan Rp100 juta dan suku bunganya 5% per tahun, maka totalnya menjadi Rp110 juta dalam 2 tahun sebelum dikurangi biaya lain-lain.

Perlu diingat, penarikan deposito hanya dapat dilakukan saat jatuh tempo. Apakah itu dalam 1, 3, 6, 12, atau 24 bulan. Jika pengambilannya lebih cepat dari jangka waktu yang ditetapkan, maka akan ada biaya penalti.

Deposito cocok untuk kebutuhan jangka pendek. Jadi, bisa dijadikan alternatif untuk membiayai kebutuhan dalam jumlah kecil atau sedang, seperti membayar buku, seragam baru, atau bimbingan belajar anak.

10. Forex

Forex adalah singkatan dari Foreign Exchange, yang berarti nilai tukar antara satu mata uang dengan mata uang lainnya.

Trading adalah Anda memperdagangkan (menjual/membeli) produk keuangan, dalam hal ini forex (mata uang) berdasarkan harga yang berlaku di pasar saat transaksi berlangsung.

Nilai Forex bisa berubah – ubah setiap saat tergantung dinamika di pasar, jual dan beli.

Investasi forex sangat cocok untuk kamu yang berencana menyekolahkan anak ke luar negeri. Seperti yang diketahui, harga kurs selalu berfluktuasi dan paling sering mengalami lonjakan harga.

Ada kemungkinan 5 atau 10 tahun mendatang, harganya malah menjadi lebih mahal lagi. Itu artinya uang yang dibutuhkan untuk menukar mata uang asing menjadi lebih banyak.

Akan lebih baik kalau mata uangnya mulai dicicil dari sekarang saat harganya masih rendah.

Biaya Pendidikan Naik Terus, Maka Siapkan Dana Pendidikan Anak Sedini Mungkin

Bagi orang tua atau calon orang tua, penting untuk menyiapkan dana pendidikan sedini mungkin mengingat besarnya biaya pendidikan.

Mulai cek dan memiliki salah satu dari 10 instrumen investasi di atas. Jika ada kesempatan untuk mendiversifikasinya, maka lakukan sehingga uang yang dikumpulkan lebih banyak.