10 Manfaat Screaming Frog untuk Technical SEO

Screamingfrog adalah salah satu tool penting untuk melakukan technical SEO. Apa manfaat screaming frog ?

1. Mengecek Crawl Error

Penting sekali bahwa situs kita bisa di crawl oleh mesin pencari. Situs harus bisa di crawl terlebih dahulu, baru bisa di indeks dan di ranking pada halaman pencarian.

Screaming Frog bisa melakukan crawling terhadap situs seperti layaknya Google, sehingga kita bisa segera tahu jika ada masalah soal crawling di situs.

2. Menampilkan Response Code

Setiap situs akan menghasilkan response code ketika diakses oleh Google. Response code ini penting dianalisis dan dipantau karena menunjukkan masalah di dalam situs.

Misalnya, response code 404 menunjukkan bahwa URL tidak ditemukan di dalam situs, sehingga perlu segera dicari penggantinya. Begitu pula dengan response code 301 yang menunjukkan bahwa URL dialihkan ke URL lain.

Screaming Frog menyediakan status response code di situs. Dari situ, kita bisa menganalisa hasilnya dan mengambil tindakan jika dibutuhkan.

3. Menghitung Kecepatan Response Time

Kecepatan situs menjadi faktor penting dan bahkan menjadi ranking faktor di Google. Jadi, kita harus memperhatikan faktor kecepatan situs.

Hal ini yang sangat wajar karena kalau kecepatan suatu situs lambat, pasti, pengunjung akan gerah. Bukan pengalaman yang bagus buat pengguna.

Screaming Frog bisa menunjukkan di URL yang menyebabkan situs kita lambat. Daripada harus mengecek semua URL satu persatu, yang butuh waktu dan sumber daya, kita dengaan menggunakan Screaming Frog bisa langsung fokus ke URL yang aksesnya paling lambat.

Kita bisa fokus menyelesaikan masalah di URL tertentu saja.

4. Menunjukkan Schema Markup Error

Salah satu fitur yang sedang berkembang di dunia SEO saat ini adalah Schema Markup. Google dalam panduannya menyarankan untuk menggunakan Schema Markup dalam kondisi tertentu agar search engine lebih mudah memahami isi konten.

Baca Juga  5+ Manfaat Penting Ahrefs untuk SEO

Seiring Google mengembangkan E-A-T (Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness), peran schema making penting. Misalnya, untuk menunjukkan ke Google, siapa penulis dari suatu artikel, yang digunakan dalam menilai E-A-T.

Screaming Frog menyediakan tools untuk menganalisa keberadaan Schema Markup dan menunjukkan jika terjadi error.

5. Mengevaluasi Sitemap

Sitemap adalah sebuah file yang berisi informasi tentang sebuah halaman, file, hingga media (foto dan video) yang ada di dalam website dan apa kaitannya satu sama lain (jika ada).

Fungsi sitemap adalah membedakan mana informasi yang penting dan sebaiknya diakses terlebih dahulu oleh Google crawler. Ini alasan mengapa kita harus memiliki sitemap yang rapi, dan terstruktur.

Dengan struktur sitemap yang rapi, Crawlbot mudah mengumpulkan informasi tentang website kita, termasuk konten yang ada didalamnya.

Screaming Frog menyediakan alat untuk mengevaluasi sitemap. Apakah sitemap sudah benar atau masih terdapat error.

Salah satunya, Screaming Frog bisa menunjukkan URL yang penting tetapi tidak terdapat di dalam sitemap, sehingga URL tersebut tidak di indeks oleh Google.

6. Menunjukkan Broken Link

Broken Link adalah link yang saat diklik memunculkan halaman error.

Keberadaan broken link dalam sebuah website dapat membuat pengunjung menjadi frustasi dan akhirnya memilih untuk meninggalkan website. Ditambah lagi, membiarkan broken link juga memiliki dampak negatif bagi upaya SEO Anda.

Screaming Frog menyediakan laporan soal broken link di dalam suatu situs. Menunjukkan secara spesifik di halaman mana terdapat broken link tersebut.

Jadi, kita dengan mudah bisa memperbaikinya.

7. Mengecek Canonical Tag

Canonical adalah faktor yang penting buat technical SEO. Apa itu canonical tag ?

Canonical adalah tag HTML (Hypertext Markup Language) yang digunakan untuk memberitahu Google soal versi URL yang ingin kita tampilkan di halaman pencarian ketika kita memiliki beberapa halaman yang pembahasannya hampir mirip atau bahkan duplicate.

Baca Juga  Menjaga Profesionalitas Berbisnis!

Keberadaan canonical ini penting agar tidak menimbulkan duplikat konten yang di mata Google bisa menurunkan ranking.

Screaming Frog menyediakan informasi soal canonical tag, yaitu:

  • Apakah semua URL sudah memiliki Canonical
  • Kesalahan dalam pembuatan Canonical

8. Melakukan Rendering Java Script (JS)

Situs di era sekarang banyak yang menggunakan Javascript (JS). Hasilnya bagus dengan menggunakan JS.

Masalahnya, tidak jarang, JS tidak bisa dibaca atau dirender oleh mesin pencari. Kalau ini terjadi, isi konten tidak bisa diindeks dan tentu saja tidak akan muncul di halaman pencari.

Screaming Frog menyediakan fitur untuk melakukan crawling terhadap file Javascript di situs kita. Jadi, kita bisa tahu jika terjadi masalah dengan file jS di situs kita.

9. Menampilkan Title Tag dan H1

Title Tag dan H1 adalah kode penting yang menunjukkan isi konten ke Google. Dalam panduannya, Google menyatakan bahwa title tag dan H1 menjadi faktor penting yang dilihat oleh mesin pencari.

Google mengharapkan keywords harus tercantum dalam Title Tag dan H1. Isinya harus deskriptif menjelaskan isi konten.

Screaming Frog membantu untuk melihat isi Title Tag dan H1 di setiap konten. Kita jadi bisa tahu mana Title Tag yang perlu dioptimasi atau H1 yang perlu diganti.

10. Menganalisa Image

Website menggunakan gambar atau image untuk meningkatkan kualitas isi konten. Image membantu memperjelas isi konten.

Salah satu panduan Google soal image adalah penggunaan alt text di image. Google membaca alt text untuk memahami isi gambar.

Alt text adalah kode HTML, yang memungkinkan kita memasukkan teks dari gambar tersebut. Bisa dikatakan kode ini menunjukkan deskripsi dari image tersebut.

Karena Google Image Search merupakah salah satu sumber trafik, maka dari itu alt text dianggap sebagai faktor indikasi yang mampu meningkatkan ranking di Google.

Baca Juga  Cara Jual Foto di Shutterstock (2022) Penghasilan Dollar Modal HP

Screaming Frog menyediakan analisa image, dimana kita bisa melihat image yang belum mempunyai alt text. Atau alt text di masing – masing image, sehingga bisa diperbaiki.