15+ Penyebab Pengajuan Indodana Ditolak 2022

Kenapa pengajuan pinjaman Indodana ditolak? Kita akan kupas sejumlah alasan penolakan dari Indodana.

Dari menganalisa dan memahami penyebab penolakan, kita bisa mempersiapkan dengan lebih baik agar pengajuan Indodana bisa disetujui.

Belajar dari pengalaman mengajukan, diskusi dengan teman – teman yang pernah bekerja di pinjaman online, berikut ini daftar lengkap alasan penolakan pengajuan pinjaman Indodana di 2022:

1. Tidak Mengunduh Aplikasi Indodana

Hampir semua pinjaman online mensyaratkan pengajuan dari aplikasi. Aplikasi tersedia di Google PlayStore dan harus diunduh ke ponsel.

Kalau tidak mengunduh aplikasi, proses pengajuan praktis tidak bisa dilanjutkan.

Calon peminjam harus juga punya ponsel pintar (smartphone) untuk bisa mengunduh aplikasi. Jenis ponsel lama yang belum bisa internet tidak bisa untuk mengunduh aplikasi.

2. OTP Salah

Proses pendaftaran di Indodana dimulai dengan aplikasi mengirimkan kode OTP lewat SMS ke no ponsel yang didaftarkan dalam pengajuan. Kemudian, kode OTP yang sudah masuk di SMS harus diinput ke aplikasi untuk verifikasi.

Kode OTP ini menjadi security code untuk memastikan yang mengajukan adalah orang memiliki ponsel tersebut.

Jika pengisian salah atau tidak menerima kode OTP, pengajuan tidak bisa dilanjutkan, Harus dipastikan bahwa kode diterima dan diisi dengan benar.

Email juga wajib dimiliki. Pendaftaran akun di aplikasi membutuhkan email.

3. No Ponsel Salah

Aplikasi Indodana akan memastikan bahwa no ponsel dimiliki oleh orang yang mengajukan pinjaman. Tidak boleh menggunakan no ponsel orang lain.

Jika berhasil diketahui bahwa no ponsel yang digunakan milik orang lain maka pengajuan akan ditolak. Tidak bisa melanjutkan ke proses berikutnya.

Kemajuan teknologi fintech saat ini memungkinan perusahaan seperti Indodana mengetahui pemilik ponsel secara akurat.

4. Foto KTP Salah

Indodana mewajibkan peminjam mengupload foto KTP. 

Kesalahan dalam upload foto KTP, yang menyebabkan penolakan, adalah:

  • Foto tidak diambil dari kamera ponsel yang digunakan untuk mengajukan aplikasi
  • Hasil foto KTP buram sehingga tidak bisa dibaca oleh sistem
  • KTP diupload dari scan dan bukan diambil dari kamera ponsel

Kesalahan diatas menyebabkan foto KTP tidak valid dan pengajuan ditolak.

5. Data KTP Salah 

Aplikasi akan membaca secara otomatis data KTP menggunakan teknologi untuk membaca foto. Karena itu penting memastikan bahwa foto KTP sejelas mungkin agar mudah dibaca sistem. 

Baca Juga  Apakah BRI Ceria Aman Resmi Terdaftar Legal di OJK

Dan jangan lupa, gunakan KTP yang masih berlaku. Meskipun saat ini, mayoritas sudah e-KTP yang berlaku seumur hidup.

Data KTP yang diberikan tidak akurat dan menyebabkan penolakan, jika:

  • Bukan data KTP calon peminjam yang disampaikan
  • Data KTP tidak sesuai dengan database KTP nasional

Perusahaan pinjaman seperti Indodana memiliki akses ke database KTP nasional dan bisa melakukan pengecekan atas KTP yang disampaikan. Jika ditemukan ketidaksesuaian dalam data KTP, pengajuan ditolak.

6. Foto Selfie Buram

Foto secara selfie adalah persyaratan pengajuan pinjaman online untuk melengkapi proses pengajuan yang tanpa tatap muka. 

Pengambilan foto selfie harus mengikuti sejumlah ketentuan.

Kesalahan yang umum terjadi dalam pengambilan foto selfie dan menyebabkan penolakan adalah:

  • Hasil foto selfie tidak jelas sehingga sistem tidak bisa membaca foto dengan baik
  • Foto diambil tidak lengkap, misalnya terpotong atau dari sudut yang tidak sesuai
  • Pengambilan foto diambil tidak menggunakan kamera dari ponsel yang dipakai untuk mengajukan pinjaman.
  • Foto tidak diambil dengan kamera ponsel, misalnya menggunakan scan foto

7. Isi Data Tidak Lengkap

Form pengisian wajib diisi oleh calon peminjam. Sejumlah data harus dilengkapi.

Jika data tidak lengkap diisikan, form tidak lengkap maka pengajuan tidak bisa dilanjutkan ke proses berikutnya.

8. Tidak Berikan Akses Data Pribadi di HP

Aplikasi Indodana akan meminta akses data pribadi ke HP. Tujuannya supaya aplikasi bisa menganalisa data dari HP tersebut untuk credit scoring.

Untuk bisa mengakses, aplikasi akan meminta izin dari pengguna. JIka izin tidak diberikan oleh pengguna, proses pengajuan pinjaman  tidak bisa dilanjutkan ke proses berikutnya.

Ketentuan dari OJK bahwa akses data pribadi di HP diperbolehkan dengan wajib meminta persetujuan dari pengguna.

9. Tidak Berikan Permintaan Akses Lainnya

Selain akses terhadap HP, aplikasi pinjaman online, seperti Indodana, bisa meminta akses ke akun akun berikut ini, yaitu:

  • BPJS
  • Akun Gojek, Grab
  • Akun e-commerce
  • Rekening Bank

Akses terhadap data diatas bisa menjadi persyaratan untuk pengajuan pinjaman bisa diproses lebih lanjut. Jika akses  tidak diberikan, proses pengajuan tidak bisa dilanjutkan.

10. Peminjam Tidak Bisa Dihubungi 

Indodana akan melakukan verifikasi dengan menghubungi peminjam. Tujuannya memastikan bahwa pengajuan pinjaman dilakukan oleh aplikan yang namanya tertulis dalam form.

Baca Juga  Alasan Penyebab BRI Ceria Tidak Cair Tidak Bisa Digunakan

Verifikasi juga bertujuan menghindari fraud. Banyak kasus dimana no ponsel dicuri, data identitas hilang, yang kemudian disalahgunakan untuk mengajukan pinjaman.

Jika Indodana tidak bisa menghubungi peminjam, pengajuan akan ditolak. 

11. Gagal Verifikasi Telepon Rumah, Kantor 

Kontak ke rumah dan kantor adalah bagian dari proses verifikasi. Bisa dilakukan dengan beberapa cara, antara lain melalui telepon atau bahkan kunjungan.

Kegagalan melakukan verifikasi ke rumah atau kantor bisa menyebabkan penolakan pengajuan. Karena perusahaan pinjaman tidak bisa memastikan data rumah dan kantor valid.

12. Nama Peminjam di Rekening Bank Berbeda dengan Nama di KTP

Data rekening bank wajib dicantumkan di form pengajuan. Data ini digunakan untuk mencairkan pinjaman dan menghindari terjadinya fraud.

Fraud biasanya terjadi jika pencairan dilakukan ke nama rekening yang berbeda dari yang mengajukan pinjaman. Karena itu, kesamaan data di rekening bank dengan data di KTP penting sekali.

Verifikasi rekening bank dilakukan untuk memastikan datanya akurat. Tidak ada indikasi fraud di dalamnya.

13. Domisili Diluar Wilayah Coverage Area

Peminjam berdomisili diluar wilayah operasional Indodana. Di luar wilayah coverage area tersebut, pengajuan akan ditolak.

Ketentuan soal coverage area biasanya dijelaskan sejak awal. Calon peminjam bisa mengecek apakah domisili masuk dalam coverage area.

14. Catatan Pinjaman Kredit Buruk di SLIK OJK, BI Checking

Calon peminjam yang punya catatan kredit buruk di SLIK OJK BI Checking biasanya akan ditolak pengajuannya. Karakter yang buruk menjadi alasan utamanya.

Catatan kredit dianggap negatif jika peminjam pernah menunggak pinjaman. Definisi berapa lama menunggak, yang dianggap buruk, bisa berbeda – beda diantara perusahaan.

Perusahaan pinjaman bekerjasama dengan beberapa lembaga untuk mengecek catatan kredit calon peminjam. Kemajuan teknologi membuat pengecekan bisa dilakukan dengan semakin canggih.

14. Masuk Internal Blacklist (Daftar Hitam)

Indodana memiliki daftar blacklist nasabah. Blacklist disusun dari berbagai faktor dan dikumpulkan dari berbagai sumber.

Jika seseorang sebelumnya pernah mengajukan pinjaman di Indodana dan hasilnya buruk, maka ketika mengajukan pinjaman lagi akan ditolak karena masuk ke daftar hitam (blacklist).

15. Credit Score Rendah

Indodana menggunakan credit scoring untuk menilai pengajuan dari calon peminjam. Berdasarkan berbagai variabel dan informasi, credit scoring akan memberikan rekomendasi pinjaman disetujui atau tidak. 

Baca Juga  10 Ciri Ciri Penipuan Kredit Pintar Palsu

Jika hasil credit score dibawah nilai minimum maka pengajuan akan ditolak. Sebaliknya jika memenuhi minimum score, maka pengajuan akan bisa diproses lebih lanjut.

Apa variabel yang menentukan credit score ?

Masalahnya, isi credit score adalah rahasia perusahaan. Tidak dibuka ke umum.

16. Verifikasi Emergency Contact Gagal

Indodana meminta peminjam menyediakan emergency contact (econ), yaitu no telepon saudara, teman dan kerabat. Datanya wajib diisi di aplikasi.

Data ini akan diverifikasi dan jika tidak bisa dikontak atau bisa dikontak tapi tidak sesuai, pengajuan akan ditolak.

17. Penghasilan Tidak Cukup

Perusahaan pinjaman online seperti Indodana memiliki formula dalam menentukan minimum penghasilan untuk memenuhi plafon kredit yang diajukan. Tujuannya untuk menghindari calon peminjam tidak memiliki sumber  pembayaran untuk membayar kewajiban kredit.

Biasanya, rumusnya adalah 30% dari penghasilan bulanan adalah maksimum yang boleh untuk cicilan kredit. Diatas 30% sudah dianggap berbahaya.

Penghasilan lebih rendah dari seharusnya, berdasarkan jumlah pinjaman yang diajukan, membuat pengajuan bisa ditolak. Wajib memenuhi minimum penghasilan tertentu.

18. Data Alamat Peminjam Tidak Sesuai

Kemajuan teknologi memungkinkan perusahaan pinjaman seperti Indodana  untuk  mengetahui lokasi atau wilayah tempat tinggal peminjam. Lokasi tempat tinggal penting untuk memastikan keberadaan peminjam dan kejujuran dalam mengisi data pinjaman.

Peminjam yang tidak berada di wilayah yang dicantumkan sebagai alamat tempat tinggal, kemungkinan pengajuan akan ditolak. Misalnya, alamat tempat tinggal ditulis di Jakarta, tetapi lokasi peminjam di luar Jawa.

Di samping itu, domisili harus di Indonesia. Tidak boleh di luar negeri.

19. Tidak Melakukan Tanda Tangan Perjanjian

Perjanjian kredit wajib ditandatangani dengan menggunakan tanda tangan elektronik. Nah, proses tanda tangan elektronik perlu diperhatikan karena prosesnya membutuhkan pendaftaran terpisah dari aplikasi pinjaman online.

Tanda tangan elektronik dilayani oleh pihak lain, Peminjam perlu mendaftar terlebih dahulu dan baru bisa melakukan tanda tangan.

Tanpa tanda tangan perjanjian kredit, sesuai ketentuan OJK, pengajuan pinjaman tidak bisa diproses lebih lanjut.

20. Pengajuan Pernah Ditolak Sebelumnya dan Belum 3 Bulan

Indodana biasanya akan menolak pengajuan pinjaman yang sudah pernah ditolak sebelumnya dan belum 3 bulan.

Hal ini karena dianggap dalam 3 bulan, data peminjam belum banyak berubah.