5+ Kesalahan Freelancer Pemula Bikin Sulit Dapat Klien

Ingin bekerja sebagai Freelancer, sebaiknya jangan melakukan sejumlah kesalahan vital. Kunci sukses menjadi freelancer adalah menghindari sejumlah kesalahan yang umum terjadi.

Freelancer menjanjikan kesempatan untuk orang mencari pekerjaan online lintas negara. Peluang ini makin berkembang seiring dengan pandemi, yang membuat kerja online makin mudah.

Namun, banyak orang melakukan kesalahan dalam menjalankan Freelancer.

1. Skill Kurang

Kerja Freelancer menawarkan skill pekerjaan. Oleh karena itu, skill menjadi sangat penting dan krusial.

Banyak freelancer yang tidak memiliki skill yang cukup, sehingga kesulitan memberikan hasil pekerjaan yang memuaskan.

Karena itu, penting bagi Freelancer mempersiapkan diri dengan skill yang sebaik mungkin. Upayakan asah skill yang semakin spesifik.

2. Komunikasi Jelek

Hal yang menghambat karir freelancer adalah kurangnya keterampilan berkomunikasi.

Komunikasi sangat penting dilakukan dengan klien untuk kelancaran setiap project. Komunikasi yang baik akan mempengaruhi hasil dan kepuasan klien.

Apalagi banyak proyek freelance lintas negara dan benua, sehingga komunikasi banyak dilakukan via online. Komunikasi online perlu dipelajari dan diasah, terutama jika harus menggunakan bahasa asing.

Komunikasi akan terasah sejalan dengan jam terbang, tapi ada baiknya mulai mempelajari keterampilan komunikasi dan negosiasi sebelum terjun ke dunia freelance.

3. Tidak Sabar

Proses menjadi Freelancer membutuhkan waktu. Ini bukan proses yang instan.

Masalahnya, banyak Freelancer yang gagal karena tidak sabar. Ingin hasilnya segera.

Butuh proses yang cukup panjang untuk membangun kredensial dalam freelancing. Dari membangun portofolio, menunjukkan hasil karya sampai mendapatkan klien pertama.

Jelas, butuh kesabaran dan kerja keras. Namun, sekali sudah mendapatkan klien, prosesnya akan berjalan cepat.

4. Portofolio Tidak Ada

Freelancer perlu portfolio untuk bisa menarik klien. Portofolio menjadi hal penting jika kita ingin bekerja sebagai freelancer.

Portfolio adalah media komunikasi penting untuk menyampaikan hasil karya kita.

Masalahnya, banyak Freelancer tidak mempersiapkan portfolio yang baik dan menarik. Akibatnya, klien kesulitan mengetahui kemampuan dan prestasi kerja.

5. Tidak Tahu Cara Cari Klien

Freelancer harus mencari project sendiri. Hidupnya dari proyek tersebut.

Masalahnya, freelancer pemula suka kesulitan mencari project, padahal dari project itulah bisa menghasilkan uang.

Kemampuan mencari klien atau project adalah skill yang penting dipelajari. Meskipun tidak mudah, skill ini bisa dibangun seiring waktu.

Salah satu cara untuk mencari klien adalah lewat situs freelancer, seperti upwork, fiverr dan lain – lain. Situs ini khusus mempertemukan pencari dan pemberi kerja freelancer.

6. Tidak Disiplin Waktu

Karena merasa punya kebebasan mengatur waktu kerja, pekerjaan yang sudah diterima akhirnya ditunda-tunda, padahal tidak seperti itu caranya. Freelancer harus bisa menjadi manajer untuk diri sendiri.

Pekerjaanmu bukan cuma menyelesaikan project yang diberikan tapi juga mengatur waktu kerjamu sendiri seefektif mungkin.