Apa Itu Instrumen Investasi: Jenis, Contoh, Bunga

Investasi memang bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk melindungi serta menjaga masa depan dengan penuh ketenangan. Investasi juga dapat menghasilkan keuntungan yang sangat optimal dalam waktu yang beragam mulai dari jangka pendek hingga jangka panjang. Hal ini juga akan disesuaikan dengan pemilihan jenis instrumen investasi yang tepat sesuai dengan preferensi.

Seiring waktu juga minat dari masyarakat terhadap dunia investasi juga terus meningkat sehingga banyak orang yang mulai memiliki instrumen investasi andalan sesuai dengan preferensi dan kemampuan finansialnya.

Apa contoh dan jenis instrumen investasi yang bisa dengan mudah digunakan oleh investor pemula?
 

Apa Itu Instrumen Investasi

Instrumen investasi adalah media untuk mereka yang ingin dana yang dimilikinya agar dapat terlindungi sesuai dengan jangka waktu serta kesepakatannya. Oleh karena itu, penting untuk calon investor mengenal serta memahami jenis-jenis instrumen investasi yang ada. 

Selain itu, penting juga memahami risiko investasi, kelebihan investasi hingga kekurangan investasi. Hal ini dilakukan agar pada prosesnya tidak ada kesalahpahaman mengenai berapa yang didapatkan dan apa risiko yang di dalamnya. Ketiga hal tersebut juga adalah dasar dari pengetahuan mengenai investasi.

Namun, tidak heran bahwa banyak investor indonesia pemula yang sekarang sudah memahami dasar dari investasi sehingga membuat risiko yang ada di dalamnya dapat ditekan.
 

10 Jenis Instrumen Investasi yang Mudah Untuk Pemula

Ada banyak macam instrumen. Untuk bisa memilih yang tepat, perlu paham karakteristik dan profil setiap instrumen dengan baik.
 

1. Tabungan

Tabungan adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati, namun tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro atau alat lainnya. Kegiatan menabung ini memang dapat dilakukan dengan berbagai cara. Namun, Jika memilih menabung di bank maka kamu akan diberikan beberapa hal seperti buku tabungan yang berisi informasi pemilik serta seluruh transaksi yang dilakukan, kartu ATM beserta nomor pribadi atau PIN.

Untuk melakukan penarikan dana atau proses transaksi di tabungan sendiri juga memiliki beberapa cara seperti menggunakan Buku Tabungan, Slip penarikan, ATM hingga Internet/Mobile banking.

Suku bunga tabungan simpanan di Indonesia sendiri rata-rata mulai 0%-2% per tahun. 

Bank Tabungan Suku Bunga Setoran 
Awal
Saldo 
Minimum
Biaya administrasi
Bank 
BRI
BriTama 0% – 1,9% Classic: 
Rp250 ribu

Gold: 
Rp500 ribu

Rp50 ribu Classic: 
Rp2.000

Gold: 
Rp6.500

Simpedes 0% – 1,75% Rp. 100 ribu Rp50 ribu Rp5.500  
Junio 0% – 1,9% Rp150 ribu Rp50 ribu Rp500  
Bank 
BNI
BNI Taplus 0% –  1% Rp500 ribu Rp150 ribu Rp11 ribu
BNI Taplus Bisnis 0% –  2% Rp1 juta Rp1 juta Rp10 ribu  
BNI 
Taplus 
Muda
0% –  1% Rp. 100 ribu Rp50 ribu Rp5.000  
Bank 
BTN
Tabungan 
BTN Batara
0% – 1,50% Rp200 ribu Rp50 ribu Rp12 ribu
Tabungan 
BTN Cermat
1% Rp5.000 Bebas Gratis  
Tabungan BTN e’Batarapos 0% –  1,50% Rp50 ribu Rp20 
ribu
Gratis  
Bank 
Mandiri
Tabungan Mandiri 0% – 1,9% Rp500 ribu Rp. 100 
ribu
Rp. 12.500
Tabungan Mandiri 
Bisnis
0% – 1,9% Rp1 juta Rp10 
ribu
Rp12.500  
Tabungan Mandiri 
Rencana
2,05% Rp100 ribu Gratis  
Bank BCA Tahapan 
BCA
0%-0,09% Rp500 ribu Rp50 ribu Blue: Rp15 ribu
Gold: Rp17 ribu
Platinum: Rp20 ribu
Tahapan 
Xpresi
0% – 0,09% Rp50 ribu Rp10 ribu Rp5.000  
Tahapan 
Gold
0,09% Rp10 juta Rp50 ribu Blue: Rp15 ribu
Gold: Rp17 ribu
Platinum: Rp20 ribu
 

Data:16/12/21
 

Baca Juga  Investree Fintech P2P Lending Investasi Return 18%

2. Deposito

Instrumen Investasi yang satu ini biasanya dipilih oleh investor yang risk averse atau menjauhi risiko. Tidak jauh berbeda seperti menabung, hanya saja kamu tidak dapat melakukan penarikan dana sesuka hati atau waktu yang telah disepakati. Apabila kamu melakukan penarikan di luar dari waktu yang telah disepakati, maka akan dikenakan denda penalti.

Namun, hal tersebut sesuai dengan keuntungan yang didapatkan tentunya jauh lebih tinggi dibandingkan tabungan simpanan.  

Deposito sendiri juga memiliki 3 jenis yaitu Deposito Berjangka, Sertifikat Deposito dan Deposito On-Call. 

Ada baiknya jika memang ingin memulai deposito adalah dengan cara menentukan jangka waktu dan tentunya berapa keuntungan yang akan didapatkan.

Bank Bunga 
1 bulan
Bunga 
3 bulan
Bunga 
6 bulan
Bunga 
12 bulan
BCA 2,68% 2,68% 2,68% 2,68%
BNI 2,75% 2,75% 2,85% 2,85%
Mandiri 2,70% 2,70% 2,75% 2,75%
BRI 2,75% 2,75% 2,9% 2,9%

Cara Menghitung Bunga Deposito

Sesuai dengan data di atas bahwa bunga deposito untuk Bank BNI adalah 2,85% dengan jangka waktu 12 bulan atau 1 tahun, maka perhitungannya seperti ini:

  • Dana deposito awal: Rp100.000.000
  • Tenor deposito bulan: 12
  • Suku bunga deposito tahunan: 2,85%
  • Pajak bunga deposito: 20%
  • Bunga deposito BCA tiap bulan: 2,85% x Rp100.000.000 x 30 x 80%/365 = Rp190.000
     

3. Reksa dana

Reksa dana adalah salah satu instrumen investasi yang relatif mudah untuk para pemula. Dimulai dengan membeli unit reksa dana melalui seorang seorang manajer investasi dan mereka akan membantu mengelola investasimu ke dalam portofolio investasi lainnya.

Selama perusahaan unit reksa dana tersebut mendapatkan keuntungan, maka kamu juga akan mendapatkannya. Keuntungan lainnya dari reksa dana adalah tentu hasil yang akan lebih optimal dibandingkan tabungan atau deposito.

Baca Juga  FBS Menghadiahi Trader dengan Mobil Mercedes

Proses pembelian reksa dana ini juga terbilang sangat mudah karena sekarang banyak yang menyediakan produk investasi reksadana di berbagai marketplace. 

Apabila kamu memilih untuk mendatangi perusahaan – perusahaan agen penjual reksa dana, kamu akan diminta mengisi formulir pendaftaran seperti KTP, NPWP dan Materai. Sedangkan, apabila secara online maka akan diminta mengunggah beberapa dokumen selanjutnya akan dibuatkan Rekening Dana Nasabah (RDN).
 

4. Saham

Instrumen Investasi yang satu ini memang memiliki risiko yang relatif tinggi dibandingkan dengan yang lainnya. Saat kamu membeli saham, secara tidak langsung kamu akan membeli sebagian kepemilikan atas perusahaan yang mengeluarkannya. Jadi, semakin banyak saham yang dibeli tentu akan semakin besar juga persentase kepemilikan perusahaan yang akan didapatkan.

Keuntungan investasi saham umumnya berasal dari dividen serta pertumbuhan dari nilai saham tersebut. Dividen juga diambil dari return yang diperoleh perusahaan. Tetapi, tidak semua perusahaan memberikan dividen kepada investornya. Ada perusahaan yang menggunakan returnnya untuk kebutuhan pengembangan bisnisnya.

Mungkin banyak orang yang memiliki ketertarikan kepada saham namun bingung bagaimana cara investasi saham. Nah, hal-hal penting dan wajib dimulai untuk pemula adalah dengan cara memilih sekuritas yang tepat, mengatur pembeliannya dengan baik, memahami indeks saham dan terakhir untuk terus belajar dari kerugian yang mungkin kamu alami.

Rekomendasi produk saham yang bisa dipilih untuk pemula diantaranya seperti Bank BCA (BBCA), Unilever Indonesia (UNVR), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) hingga Bank BRI (BBRI).
 

5. Obligasi

Obligasi adalah surat yang diterbitkan oleh pihak yang memiliki utang kepada mereka pihak yang memberikan utang. Mudahnya, surat utang yang bisa dibeli dan pembeli akan mendapatkan keuntungan berupa bunga nantinya. Pada obligasi ini juga berisi tanggal jatuh tempo pembayaran utang beserta bunganya. Bunga pada obligasi ini biasa disebut kupon nantinya kupon ini wajib diberikan oleh penerbit obligasi kepada pemegang obligasinya.

Baca Juga  Berbagai Cara Mudah Cek Nomor BPJS Ketenagakerjaan dengan KTP

Di Indonesia sendiri jangka waktu obligasi ini mulai dari 1 hingga 10 tahun yang terlama. Sehingga, obligasi ini masuk ke dalam surat utang jangka menengah panjang.
 

6. P2P Lending

P2P Lending adalah layanan jasa keuangan yang mempertemukan pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman dalam rangka melakukan perjanjian pinjam meminjam melalui sistem elektronik dengan menggunakan jaringan internet. 

Penerima pinjaman atau borrower merupakan orang dan/atau badan hukum yang memiliki utang karena perjanjian layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi. Pemberi pinjaman atau lender orang, badan hukum, dan/atau badan usaha yang memiliki piutang karena perjanjian layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi. 

P2P Lending juga memiliki keuntungan yang relatif lebih tinggi dibandingkan lainnya mulai dari 10%-16% per tahun. Beberapa rekomendasi platform P2P Lending terbaik yang bisa kamu adalah seperti Akseleran, Alamisharia dan Modalku.
 

7. Emas

Mungkin bagi sebagian orang emas hanya menarik digunakan sebagai perhiasan, namun nyatanya emas dapat dijadikan salah satu instrumen investasi yang sangat menjanjikan. Belakangan ini emas juga mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan dan akhirnya membuat orang sadar bahwa investasi emas adalah instrumen investasi yang cukup menguntungkan.

Kemudahan yang dimiliki oleh investasi emas juga menjadi salah satu daya tarik dari instrumen satu ini. Logam mulia menjadi pilihan terbaik untuk kamu yang baru ingin memulai investasi. Tapi, jangan lupa untuk membeli emas di tempat yang terpercaya dan tentunya disesuaikan dengan kemampuan finansial.
 

8. Properti

Investasi properti adalah salah satu instrumen investasi yang juga menjadi favorit mereka karena kemudahan dan nilai yang relatif terus meningkat setiap tahunnya. Tidak jauh berbeda dengan emas, investasi properti ini juga merupakan aset riil yang dapat dilihat fisiknya.

Namun, properti memang tidak likuid dan tentunya membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk memulainya sehingga hal ini kadang yang menjadi pertimbangan bagi para investor pemula. Tetapi jika berbicara mencari investasi jangka panjang, maka properti adalah salah satu pilihan terbaiknya.
 

9. Cryptocurrency

Instrumen investasi satu ini belakangan juga sangat populer. Cryptocurrency adalah mata uang digital atau virtual yang dijamin dengan kriptografi hal itu membuat sulit kemungkinan untuk dipalsukan atau digandakan.

Cryptocurrency juga memiliki ciri khas sesuai yang telah diatur oleh otoritas pusat sehingga membuat mereka secara teoritis tidak bisa ikut campur tangan pemerintah. 

Bitcoin menjadi jenis Cryptocurrency paling populer dan memiliki nilai yang sangat tinggi. Namun, beberapa jenis lainnya namanya semakin populer seperti Altcoin, Litecoin, Peercoin, Ethereum hingg EOS. 
 

10. Valuta Asing

Valuta Asing adalah mata uang yang digunakan serta dapat diterima dalam dunia perdagangan internasional. Valuta Asing (Valas) mungkin memang tidak berlaku sebagai alat pembayaran yang sah untuk suatu transaksi dalam negeri, namun bisa digunakan dalam transaksi dan keuangan internasional.

Jenis Valas yang paling sering digunakan saat ini adalah US Dollar (USD). Selain itu, Valas juga terbagi menjadi 2 jenis yaitu Valuta Asing fisik dan Valuta Asing Non Fisik.

Itulah 10 jenis instrumen investasi yang bisa menjadi pilihan untuk kamu yang baru ingin memulai investasi. Yang terpenting pastikan saat memulai investasi untuk memahami investasi sesuai dengan memahami risiko investasi di dalamnya dan untuk mengoptimalkannya jangan lupa untuk melakukan diversifikasi investasi ya.