Apa itu TikTok Marketing dan Kenapa Wajib Jadi Strategi Digital Bisnis

TikTok jelas bukan platform kecil lagi. Pengaruhnya luar biasa di dunia dan di Indonesia, terutama di kalangan Gen Z.

Karena itu melakukan strategi digital marketing menggunakan platform ini menjadi pilihan yang krusial buat bisnis.

Namun, tidak semua bisnis cocok menggunakan pemasaraan di aplikasi sosmed ini.

Kita akan urai dan bahas soal apa itu TikTok Marketing dan bagaimana cara kerja dan melakukannya secara efektif.

Apa itu TikTok Marketing

TikTok Marketing adalah strategi pemasaran digital melalui platform media sosial yang sangat populer di kalangan anak muda.

Tiktok merupakan platform yang dalam penggunaannya sebagai media penyalur hobi ataupun kreativitas dengan cara mengunggah video hasil buatan ke beranda Tiktok yang sering juga disebut FYP atau for your page

Secara khusus, strategi digital dengan TikTok Marketing digunakan oleh bisnis pertimbangan berikut:

  • Target pasar adalah anak muda usia 12 sd 24 tahun. Ini kalangan yang paling banyak menggunakan aplikasi sosmed ini
  • Bisnis mengandalkan visual. Merek yang menjual produk visual seperti produk kecantikan, barang fashion, makanan dan minuman (F&B) bisa mendapatkan manfaat dari TikTok.
  • Mengandalkan influencer untuk pemasaran. TikTok dikenal tempatnya para influencer. Baik yang di industri mode atau game blockchain, ada influencer tertentu yang punya follower besar yang bisa digunakan untuk meningkatkan promosi di platform ini.
  • Meningkatkan engagement dengan target audience. Jika strategi pemasaran yang digunakan adalah melalui peningkatan engagement, TikTok menjadi pilihan karena konten di dalamnya sangat high engagement
  • Budget terbatas. Tidak butuh biaya besar untuk bisa membuat video yang menarik dalam beberapa detik dan diunggah ke TikTok. Yang penting kreativitas, apalagi tersedia banyak tools gratis di internet.

Kenapa TikTok Penting !

Bukan sebuah sosial media yang bisa dianggap remeh. Ini faktanya soal TikTok:

  • TikTok diunduh 3 miliar kali di seluruh dunia (aplikasi yang paling banyak diunduh tahun 2021).
  • Terdapat 4,8 miliar pengguna internet di dunia, dan TikTok digunakan oleh 21% nya.
  • TikTok lebih populer dari Instagram di kalangan Gen Z (lahir 1997-2022) di AS, dengan 37,3 juta pengguna vs 33,3 juta Instagram.
  • Pengguna TikTok mayoritas wanita sebanyak 57%.
  • Pengguna TikTok di AS diperkirakan tumbuh menjadi 88,7 juta pada tahun 2024.
  • 63% pengguna TikTok di AS berusia antara 12 dan 17 tahun yang menggunakan aplikasi ini setiap minggu.
  • Pengguna menghabiskan rata-rata 52 menit per hari di TikTok, sementara 90 persen pengguna mengunjungi aplikasi lebih dari sekali per hari.
  • Pendapatan iklan TikTok mencapai hampir $12 miliar pada 2022.
  • Studi menunjukkan bahwa 72% pengguna menganggap iklan di TikTok lebih menginspirasi daripada platform sosial lainnya.
  • 74% pengguna TikTok mengatakan bahwa TikTok telah menginspirasi untuk mencari tahu lebih banyak tentang suatu produk atau merek secara online.

Cara Melakukan TikTok Marketing

Beberapa langkah dan strategi untuk membangun pemasaran di aplikasi ini adalah:

a. Membuat Konten yang Fun dan Engaging

Kunci konten di TikTok adalah engaging. Semakin banyak interaksi dari pengguna, semakin tinggi peluang konten dipromosikan oleh TikTok ke pengguna lainnya.

Salah satu penyebab sosial media berkembang pesat adalah karena membuat pengguna engaged dengan sangat asyik.

Kita bisa mulai dengan mencari tahu informasi apa yang dicari dan diminati oleh audiens kita.

Kita bisa coba tool seperti Ahrefs atau Ubersuggest untuk tahu tren kata kunci yang sesuai kebutuhan audiens atas produk bisnis.

b. Jangan Lupa Tambahkan Hashtags

Dengan menggunakan hashtags yang populer, kita tidak hanya bisa terlibat dalam diskusi dengan audiens, tetapi juga mempermudah algoritma TikTok untuk menemukan konten kita dan menampilkannya ke banyak orang.

Kita bisa mencari tagar dengan mengintip merek lain yang senada atau bahkan saingan kita.

c. Bangun Hubungan Emosional

Kita dapat menggunakan TikTok untuk membangun brand dengan menggunakan hubungan emosional dengan followers.

Buat postingan yang memancing respons emosional.

Misalnya, kita dapat berbicara soal masalah sosial, menunjukkan support ke organisasi badan amal, atau memberikan perhatian pada topik yang kurang dapat tempat di masyarakat.

Kita bisa juga speak-up dengan situasi atau isu hangat yang sedang berkembang di masyarakat saat ini.

d. Tunjukkan Identitas Brand dan Keunikannya

Kita bisa menggunakan TikTok untuk menunjukkan identitas brand serta apa perbedaannya dari brand yang lain.

Siapa kita, apa manfaat dan pesan yang ingin kita sampaikan ke audiens.

Dengan brand yang unik, kita dapat menunjukkan sisi asli diri sebagai sebuah merek. Ini adalah cara yang baik untuk mendorong pengguna berinteraksi dengan lebih nyaman.

e. Manfaatkan Ads

Untuk memperluas jangkauan audience, kita bisa melakukan ads.

TikTok menawarkan empat jenis produk iklan:

  • InFeed Ads: iklan muncul saat pengguna scroll feed
  • Promotes Hashtag Challenge: iklan yang mengajak pengguna menggunakan hashtag challenge
  • Branded Effect/Filter: filter atau efek khusus yang berisi informasi produk
  • Brand Takeover: iklan eksklusif berupa image, gif, atau video yang hanya muncul sehari sekali saat pertama membuka aplikasi.

Dari keempatnya, InFeed Ads adalah yang paling populer. Untuk bisnis kecil, jenis ini juga yang paling menguntungkan kok.

Alasannya, selain budget untuk memasang iklan relatif kecil, iklan itu nantinya akan muncul di feed audiens. Bahkan, untuk membuat iklan semakin optimal, ada pilihan penargetan minat dan penargetan perilaku.

f. Rajin Baca Analytics

TikTok menyediakan berbagai data analytics, yng penting kita pahami dan analisa.

Misalnya, kita bisa klik “view analytics” untuk melihat hasil analytic setiap postingan Anda. TikTok juga memiliki fitur Followers Analytics, yang bisa memberikan insight tentang perilaku followers. Mulai dari konten seperti apa yang sering ditonton, kapan waktu mereka online, dan lainnya.

Kesimpulan

Perkembangan digital marketing sangat pesat dalam beberapa tahun belakangan ini, terutama sejak munculnya banyak platform sosial media.

TikTok menjadi salah satu yang booming di kalangan anak muda.

Namun, sebelum terjun ke TkTok Marketing, kita perlu paham bagaimana cara kerjanya dan apakah brand kita cocok masuk terlibat di dalamnya.