Apa itu Trading Emas Online: Aman Tidak, Keuntungan Kerugian

Trading komoditas emas semakin mudah dengan hadirnya layanan broker online. Tapi, sebelum terjun ke trading, kita sebaiknya paham betul risikonya.

Apakah aman dan untung main trading emas online ? Apa bedanya dengan beli emas fisik ?

Ulasan trading emas online akan membahas apa itu trading emas, apakah aman, cara kerja, keuntungan dan pilihan broker terpercaya untuk melakukan trading emas.

Pengertian Trading Emas Online

Trading emas online adalah aktivitas jual beli emas dengan tujuan mendapatkan keuntungan (capital gain) dari perubahan harga emas di pasar.

Berbeda dengan investasi emas fisik, trading emas online tidak melibatkan aset fisik. Jadi, kita tidak membeli emas fisiknya melainkan surat berharga atau sertifikat yang dibackup oleh emas.

Model investasi semacam ini lebih aman daripada membeli emas secara fisik. Sebab, resiko kehilangan dan pencurian saat menyimpan emas fisik lebih tinggi.

Jika memilih investasi emas online, kita tidak akan dikenai biaya pembelian. Penyimpanan emas online juga tidak dikenai biaya.

Apakah Trading Emas Aman dan Legal ?

Trading emas aman dan legal di Indonesia.

Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2011 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi, kegiatan berjangka komoditi, termasuk emas digital, telah diatur, dikembangkan, dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Dari peraturan tersebut, kita bisa melakukan investasi emas online secara aman melalui lembaga yang telah mendapat izin resmi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Beberapa lembaga resmi di Indonesia yang menangani investasi emas online antara lain PT Kliring Berjangka Indonesia, Bursa Berjangka Jakarta, dan PT Pegadaian.

Trading dengan broker komoditas yang sudah memiliki izin resmi dari Bappebti menjadi cara untuk memastikan keamanan dan legalitas di Indonesia.

Jam Buka dan Tutup Trading Emas

Jam trading untuk komoditi emas aktif mulai hari Senin jam 4 pagi sampai Sabtu jam 4 pagi.

Kenapa Harus Trading Emas Online

Trading emas merupakan cara investasi online melalui pasar forex tanpa perpindahan aset emas secara fisik. Keuntungan bisa kita dapatkan dari pergerakan harga naik dan turun emas.

Keuntungan cara investasi ini adalah transaksi yang bisa dilakukan selama 24 jam penuh. Jadi, kita bisa melakukan aktivitas trading kapan saja.

Leverage juga tinggi sehingga bisa mulai investasi dengan modal kecil.

Transaksi juga bisa dilakukan dua arah sehingga bisa meningkatkan margin keuntungan.

Apa itu XAUUSD dalam Trading Emas

XAU/USD adalah lambang harga 1 troy ons emas apabila dibeli menggunakan dolar Amerika Serikat.

Kenapa trading emas dilambangkan dengan XAU?

Lambang kimia emas adalah Au. Kemudian Au menjadi XAU untuk melambangkan The Philadelphia Gold and Silver Index, sebuah indeks yang berisi perusahaan-perusahaan tambang emas terbesar di Amerika Serikat.

Baca Juga  Review Emas Digital Online vs Fisik Logam Mulia untuk Investasi Pemula 2022

Lambang ini lantas digunakan sebagai lambang harga emas dalam dunia forex.

Dalam perdagangan emas, trader melakukan jual beli terhadap XAUUSD. Dan mengharapkan keuntungan dari fluktuasi harga komoditas ini.

XAU/USD memiliki karakteristik unik dibandingkan instrumen lain, yaitu:

  • Punya range harian luas.
  • Punya tingkat volatilitas tinggi.
  • Trend harga emas bisa berbalik (reversal) sewaktu-waktu.
  • Harga emas bisa rally tanpa terkoreksi
  • Harga emas cenderung bergerak di antara garis support dan garis resistance.

Daftar Broker Trading Emas Terpercaya

Untuk melakukan trading emas, kita membuka akun melalui broker terpercaya dibawah ini:

1. Exness

Exness Indonesia adalah broker multi aset yang berdiri pada tahun 2008 serta memiliki regulasi resmi dan menawarkan berbagai layanan global untuk FX, logam mulia, minyak, saham, indeks hingga mata uang crypto.

Pada bulan Mei 2021 lalu, volume trading Exness Broker ini mencapai 778,3 miliar USD dengan total 207.150 klien aktif.

Exness memiliki 4 lisensi dari negara yang berbeda yaitu Financial Sector Conduct Authority (FSCA), Financial Supervisory Authority (FSA) Seychelles, Central Bank of Curacao and Sint Maarten (CBCS), dan Financial Services Commission (FSC) British Virgin Island. Keunggulan exness berfokus pada kehandalan eksekusi transaksi dan riwayat harga yang transparan.

Broker ini menyediakan instrumen trading lengkap, lebih dari 100 pair forex, saham, indeks saham, komoditas, logam mulia, energi, dan mata uang kripto. Leverage yang ditawarkan maksimal 1:2000 dengan minimum deposit sebesar 5 USD.

Nasabah bisa menikmati tingkat leverage sampai dengan 1:2000. Cukup tinggi, walaupun bukan yang tertinggi.

Dalam hal deposit dan withdrawal, exness juga mumpuni. Proses deposit dan withdrawal sangat cepat, hanya dalam hitungan detik bahkan di akhir pekan. Opsi yang tersedia yaitu transfer antar bank (wire transfer), kartu kredit/debit, dan skrill.

2. MIFX Monex

Didirikan tahun 2000, PT Monex Investindo Futures atau biasa disingkat MIFX adalah perusahaan pialang berjangka yang memfasilitasi perdagangan forex dan komoditi dengan volume transaksi terbesar di Indonesia.

Monex Investindo Futures mengantongi izin dari BAPPEBTI yang diterbitkan tiga tahun sejak MIFX didirikan.

MIFX memfasilitasi beberapa komoditas instrumen investasi, yaitu:

  • Emas. Monex menghadirkan solusi perdagangan emas dalam bentuk kontrak. Perdagangan kontrak emas sama halnya dengan jual-beli emas fisik, hanya saja berbasis elektronik dalam pasar yang buka 24 jam, 5 hari per minggu.
  • Perak. MIFX menghadirkan solusi perdagangan perak dalam bentuk kontrak. Keunggulannya adalah proses jual-beli yang cepat, harga yang akurat sesuai harga spot di pasar global, likuiditas yang tinggi, serta biaya transaksi yang rendah.
  • Minyak. MIFX menawarkan solusi perdagangan minyak online melalui kontrak yang memberikan kemudahan jual-beli tanpa harus memiliki minyak secara fisik.
  • Indeks. Trading index dapat dilakukan secara virtual melalui platform trading MIFX. Sistem trading online ini menjamin kecepatan transaksi serta biaya transaksi minimum..
Baca Juga  FxPRIMUS Indonesia Broker Review 2022 Apakah Aman

Jumlah Deposit Minimal Trading di MIFX Monex. Trading Forex Mulai Rp500.000. Kini Bisa Trading Lot Mikro Bersama MIFX

3. GkInvest

GKInvest adalah perusahaan broker atau pialang yang memfasilitasi transaksi trading forex dan beberapa instrumen investasi lainnya, seperti saham, minyak, emas dan CFD saham luar negeri.

Aplikasi ini menggunakan platform trading Metatrader 5 yang bisa diakses melalui desktop, smartphone, tablet, dan web.

GKInvest aman dan legal karena perusahaan pialang yang terdaftar resmi di BAPPEBTI Indonesia sejak tahun 2005.

Batas minimal deposit di GkInvest adalah US$200. Minimal penarikan US$ 10.

Besaran deposit minimal untuk investasi forex melalui GKInvest ditetapkan berdasarkan tipe akun.

Tidak ada biaya komisi untuk deposit dan penarikan.

4. Finex

Finex adalah broker forex Indonesia yang berdiri sejak tahun 2012.

Didukung dengan platform MetaTrader 4, broker ini membuka akses trading terhadap 70 aset keuangan, yang meliputi instrumen forex, indeks, saham CFD, dan komoditas.

Secara regulasi, Finex tidak perlu diragukan lagi keamanannya, karena sudah berizin dan diawasi oleh Bappebti. Pada September 2021, Finex bahkan digelari sebagai Broker Indonesia Terbaik 2021 versi Majalah Penghargaan Indonesia.

Keuntungan Trading Emas Online

1. Potensi Keuntungan Tinggi

Trading komoditas emas online mengandung leverage yang membuat potensi keuntungan trading menjadi sangat tinggi.

Fasilitas leverage membuat trader dapat memperoleh kontrak dengan jumlah tertentu dan tidak perlu membayar secara full.

Misalnya, sebuah broker memberikan leverage 1:100. Jadi, dengan 1 dolar saja, kita bisa melakukan trading emas sebesar 100 dolar.

Dengan adanya leverage modal terbatas tidak lagi menjadi masalah.

2. Minimum Investasi Rendah

Modal awal sangat ringan, bahkan kita bisa mulai berinvestasi dengan modal awal hanya Rp 100.000 saja.

Adanya leverage membuat modal kecil dimungkinkan untuk melakukan trading.

3. Tidak Menyimpan Emas Fisik

Tidak ada pengiriman fisik. Oleh karena itu, hal ini menghindarkan kita dari risiko kehilangan emas.

Tentunya hal ini berkebalikan dengan investasi emas konvensional dimana investor harus membeli emas secara fisik dulu. Setelah itu harus menyimpan emas di tempat yang aman.

Dengan melakukan trading komoditi emas secara online maka tidak ada perpindahan emas secara fisik. Kita tidak perlu membayar biaya penyimpanan, transportasi, asuransi untuk emas tersebut.

4. Bisa Dilakukan dari Mana dan Kapan Saja

Secara fleksibilitas waktu, trading komoditi emas online lebih fleksibel. Kita bisa melakukan trading emas dalam 24 jam dari senin – jumat (5 hari kerja).

Baca Juga  Beda Indodax vs Rekeningku, Mana Exchange Kripto Terbaik

Jadi, tradwr bebas menentukan mau trading online jam berapa. Baik pagi siang, sore, atau pun malam.

5. Likuid

Trading komoditi emas sangat likuid. Perlu dijetahui bahwa pasar emas merupakan pasar komoditas paling besar di dunia.

Jadi trading komoditi emas di pasar forex itu sangat likuid dan aman.

6. Bisa Short Sell Saat Harga Emas Turun

Saat harga turun, trader emas online bisa melakukan short-sell untuk memanfaatkan momentum penurunan harga.

Dalam trading emas, trader punya kesempatan untuk membeli dan menjual dalam saat bersamaan.

Tidak harus memiliki emas untuk bisa menjual emas dalam trading komoditas ini. Hal ini menjadi keunggulan dibandingkan perdagangan saham yang untuk menjual harus memiliki barang dahulu.

Kerugian Trading Emas Online

1. Risiko Kerugian Besar

Fasilitas leverage yang ditawarkan oleh broker memang menguntungkan para trader. Namun, di sisi lain leverage juga memberikan potensi risiko kerugian yang lebih besar.

Oleh karena itu, trader harus mampu mengatur margin, untuk mengurangi risiko dari leverage.

2. Harus Memantau Setiap Hari

Terjun ke trading emas artinya kita harus siap memantau transaksi setiap hari, menit atau bahkan detik. Karena harga emas bergerak sangat cepat.

Target trading emas online adalah profit harian. Jadi, trader harus siap memantau, menganalisa dan mengmabil aksi terhadap setiap pergerakkan harga emas di pasar.

3. Fluktuasi Harga Emas Cepat

Harga emas bisa berfluktuasi sangat tinggi dalam 1 hari. Hal ini membuat risiko menjadi sangat besar.

Karena kita lalai sedikit saja, mungkin akibat kesibukan lain, harga bisa berubah dan berbalik arah sangat cepat.

4. Tidak Pegang Emas Fisik

Dalam trading emas online, kita tidak memegang emas fisik. Emasnya di dalam angka – angka komputer.

Itu sebabnya pula emas digital ini tidak bisa kita gadaikan.

5. Biaya Spread dan Komisi

Dalam trading emas, broker membebankan biaya spread dan komisi. Kedua biaya ini menurunkan potensi keuntungan atau menambah beban kerugian trader.

Oleh karena itu, trader harus memastikan bahwa broker menawarkan spread dan komisi yang bersaing.

6. Broker Scam Bandar

Berbeda dengan saham yang transaksi dilakukan secara terpusat di bursa, dalam trading emas, transaksi dilakukan langsung dengan broker, atau disebut Over the Counter (OTC).

Akibat transaksi dilakukan hanya dengan broker, transaksi trading emas online punya potensi scam jika brokernya tidak jujur. Misalnya, harga diubah seenaknya oleh broker untuk menguntungkan posisi mereka, yang tidak sesuai dengan kondisi pasar, yang mengakibatkan kita yang awalnya untung, tiba – tiba menjadi rugi.