Bangun Rumah Sendiri atau Beli Rumah Jadi Pakai KPR, Pilih Mana ?

Masalah klasik sewaktu ingin punya rumah. Bangun rumah sendiri vs beli rumah jadi di developer. Saya share dari pengalaman sendiri.

Sehabis nikah, saya dan istri menghadapi kegalauan saat ingin punya rumah dan tidak ingin tinggal di rumah orang tua lagi.

Bagaimana cara bisa punya rumah sendiri ? Beli rumah jadi atau bangun sendiri.

Kami mencari info, riset kesana kemari. Hasilnya saya bagi dalam tulisan ini. Yang saya kira, isu ini masih relevan di 2022, terutama buat para keluarga muda dan milenial.

Singkatnya, bangun rumah sendiri jelas lebih puas, bisa desain sesuai keinginan, tidak perlu bongkar pasang dan renovasi di kemudian hari, bisa pula mewujudkan rumah tumbuh, namun bangun rumah sendiri itu lebih mahal, lebih lama, siap capek karena mengurusi banyak hal sendiri.

Sementara, beli rumah jadi, jelas keuntungannya adalah cepat, praktis, tidak ribet, harga bisa lebih terjangkau apalagi didukung pinjaman KPR, namun kekurangan beli rumah jadi adalah tidak.puas, desain rumah berbeda dengan keinginan kita, harus renovasi, kualitas bangunan umumnya kurang baik dan risiko mangkrak ada.

Jadi pilih, yang mana ? Mari kita kupas lebih detail.

Apa itu Bangun Rumah Sendiri

Bangun rumah sendiri adalah kita membangun rumah sendiri dari awal atau bisa juga beli rumah second yang kemudian di renovasi.

Dalam pembangunan, kita bisa pakai arsitek atau desain sendiri. Intinya, rumah dibangun sesuai dengan kemauan kita.

A. Kelebihan Bangun Rumah Sendiri

Dari pengalaman dan ngobrol dengan teman, ini enaknya bangun rumah sendiri, yaitu:

1. Puas

Ya puas karena rumah dibangun sesuai selera dan keinginan kita. Jadi, bukan keinginan orang lain, tapi desain dari keinginan kita sendiri.

Dan karena rumah itu sesuatu yang nilainya besar, rasa puasnya pasti beda, bisa mewujudkan membangun rumah sendiri.

2. Desain Unik

Jelas, karena dibangun sesuai dengan kemauan kita, rumah jadi punya desain yang unik. Bisa – bisa desain rumah kita hanya satu – satunya di dunia.

Berbeda dengan beli rumah di developer, yang desainnya seragam.

3. Tidak Perlu Renovasi

Karena rumah dibangun sesuai dengan kebutuhan dan karakter kita, kemungkinan renovasi bisa ditekan.

Baca Juga  Cara Gadai Emas Logam Mulia di Pegadaian 2022

Tanpa renovasi, kita jadi tidak perlu keluar biaya tambahan, tidak perlu membongkar dan merubah desain rumah.

Saya banyak melihat orang beli rumah jadi di komplek. Baru beli rumah, sudah langsung renovasi karena ingin mengubah desain yang ada.

4. Bisa Dibangun Bertahap

Keunggulan lain dari bangun sendiri adalah kita bisa melakukan konsep rumah tumbuh. Jadi, rumah tidak langsung dibangun jadi semua, namun dibangun bertahap sesuai dengan ketersediaan dana.

Cara ini membuat rumah bisa dibangun sesuai keinginan tanpa harus memakan biaya yang besar di awal. Jadi, pembangunan dilakukan paada hal – hal krusial terlebih dahulu.

5. Kualitas Bangunan Bagus

Kualitas bangunan akan lebih baik karena rumah dibangun dalam pengawasan kita langsung. Kita juga bisa memilih bahan – bahan bangunan yang sesuai dengan selera dan kualitas yang kita mau.

Berbeda dengan beli rumah jadi, kualitas bangunan tidak kita kontrol sejak awal. Kita pasrah ke pengembang untuk memilih bahan bangunan.

6. Resiko Mangkrak Kecil

Resiko bahwa rumah tidak jadi akan kecil kalau rumah kita bangun sendiri. 

Kalau beli rumah di developer yang belum jadi, selalu ada resiko bahwa proyek mangkrak dan rumah tidak jadi.

B. Kelemahan Bangun Rumah Sendiri

Kekurangan bangun rumah sendiri juga ada dan banyak. Ini beberapa diantaranya:

1. Mahal

Mahal itu jelas. Karena biasanya kita selalu ingin membangun rumah yang terbaik, jadi biaya suka bengkak, meskipun sudah direncanakan dengan baik.

2. Sulit untuk Pakai KPR

Tidak mudah mencari KPR yang bisa memberikan fasilitas pinjaman untuk membangun rumah sendiri.

Umumnya, pinjaman KPR ditujukan untuk rumah – rumah yang dibangun oleh developer atau pengembang.

3. Repot

Membangun rumah sangat merepotkan karena kita harus mengurus semuanya sendiri. Apalagi, buat banyak orang, ini pengalaman pertama membangun rumah.

Mulai dari cari tukang, arsitek sampai memantau proses pembangunan. Apalagi jika bahan bangunan kita beli sendiri (bukan sistem tukang borongan).

Memang, kita bisa menyewa pengawas untuk memantau proses pembangunan. Namun, dalam prakteknya, kita tidak bisa sepenuhnya bergantung pada pengawas.

Baca Juga  Cara Investasi Kripto di Indonesia 2022

4. Lama

Proses membangun rumah sendiri biasanya lebih lama dibandingkan beli rumah jadi. Karena ini rumah yang dibangun sendiri, kita jadi banyak maunya soal desain, finishibg dan hal terkait lainnya. Akibatnya, proses pembangunan menjadi molor.

Berbeda dibandingkan dengan beli rumah jadi, yang sudah sejak awal jelas desain dan rencana pembangunan. Jarang yang molor jika pembangunan sudah dimulai.

5. Biaya Mudah Bengkak

Akibat, proses pembangunan rumah yang mundur, biaya jadi membengkak. Semakin lama pembangunan, semakin besar biaya yang harus dikeluarkan.

Selain itu, biaya yang bengkak juga disebabkan oleh perubahan kualitas bahan bangunan. Meskipun sudah ada Rencana Anggaran Bangunan (RAB), yang menjadi patokan biaya, namun dalam prakteknya, karena ini rumah sendiri, kerap kali pemilik merubah bahan bangunan.

Apa itu Beli Rumah Jadi di Developer

Beli rumah jadi ke pengembang adalah hal yang paling umum dilakukan banyak orang saat ini, terutama di kota – kota besar, seperti Jabodetabek.

Umumnya, untuk rumah baru yang dibeli ke developer, masih dalam kondisi kavling tanah atau tanah masih kosong dimana bangunan belum jadi.

Ada pula yang beli rumah second atau bekas, yang sudah jadi. Nanti rumah second di renovasi sesuai keinginan.

A. Kelebihan Beli Rumah Jadi

Sejumlah keuntungan membeli rumah jadi dibandingkan bangun sendiri adalah:

1. Praktis

Jelas ini keuntungan utama, praktis, kita tinggal menunggu proses pembangunan rumah yang sepenuhnya dilakukan oleh developer.

Kita tidak perlu repot untuk mengawasi pembangunan, membeli bahan, mencari tukang. Semuanya dikelola oleh developer.

Pembeli tinggal terima beres.

2. Biaya Terjangkau

Secara umum, beli rumah di developer lebih terjangkau dibandingkan bangun sendiri.

Kalau beli rumah di developer, kita bisa beli rumah langsung. Tidak perlu cari tanah dulu, baru bangun, seperti di bangun sendiri.

Proses beli rumah di developer lebih singkat dan praktis. Biaya jadi lebih murah.

3. KPR

Keuntungan beli rumah jadi adalah tersedianya fasilitas pinjaman KPR. Bank bekerjasama dengan developer untuk menyediakan kredit ke calon pembeli.

Dibandingkan bangun rumah sendiri, fasilitas KPR lebih banyak dan lebih mudah diajukan di beli rumah jadi di developer.

Baca Juga  Cara Investasi di Bank DBS 2022 Kelebihan Kekurangan

4. Cepat Jadi

Rumah yang dibangun oleh developer, umumnya, punya target pembangunan yang jelas. Kapan jadinya, sudah ditetapkan sejak awal.

5. Lingkungan Cluster

Beli rumah jadi di developer memungkinkan kita untuk tinggal di lingkungan cluster dengan segala fasilitas pendukungnya.

Pembangunan oleh developer tidak hanya soal rumah tetapi juga soal kawasan pendukung.

B. Kelemahan Beli Rumah Jadi

Setelah kelebihan, sekarang kita lihat kelemahan beli rumah jadi

1. Tidak Puas, Desain Tidak Sesuai

Tentu saja, ini jadi kelemahan utama bahwa rumah yang dibangun tidak sesuai dengan selera dan kemauan kita. Apalagi, banyak rumah yang dijual saat masih gambar.

Setelah jadi, pembeli kecewa karena bayangan rumah yang di gambar ternyata berbeda dengan setelah jadi.

2. Kualitas Bangunan Buruk

Kualitas bangunan buruk sangat mungkin terjadi. Kenapa ?

Karena pengembang ingin ambil untung, proses pembangunan yang cepat (biar biaya bisa ditekan) dan pengawasan yang kurang.

Dari segi kualitas bangunan, pengalaman kami melihat sendiri bahwa kualitas rumah bangun sendiri jauh lebih baik dibandingkan beli rumah di developer.

3. Resiko Rumah Tidak Dibangun

Hampir semua rumah yang dijual oleh developer saat masih tanah kosong. Rumah yang dijual developer belum jadi, pembeli hanya dapat maket atau gambarnya.

Nanti, setelah pembayaran diselesaikan oleh pembeli, baru rumah dibangun oleh developer.

Resikonya, jelas, bahwa ada kemungkinan rumah tidak dibangun, rumah mangkrak. Dan hal ini sudah banyak kejadian di masyarakat, yaitu developer tidak menyelesaikan pembangunan rumah.

Resiko ini bisa dikurangi dengan membeli dari developer yang punya reputasi dan track record bagus. Namun, resikonya sendiri akan tetap ada.

4. Harus Renovasi

Karena rumah dibangun bukan oleh kita sendiri, PR pertama setelah beli rumah jadi adalah renovasi. Ini banyak kami saksikan di teman – teman yang beli rumah jadi di developer.

Adanya renovasi akan menimbulkan biaya tambahan dan mengubah struktur bangunan. Rumah juga tidak bisa langsung ditempati, meskipun sudah lunas dibayar.

Bangun Rumah Sendiri vs Beli Rumah Jadi di 2022

Perbandingan Bangun Rumah Sendiri Beli Rumah Jadi di Developer
Biaya Mahal Murah
Desain Sesuai Keinginan Tidak Sesuai Keinginan
Lamanya Lama Cepat
Resiko Mangkrak Kecil Besar
Fasilitas KPR Sulit Mudah
Pembangunan Repot Simpel
Lingkungan Kawasan Umum Kawasan Cluster