Kelebihan dan Kekurangan Emas Digital untuk Investasi

Kita ulas kelebihan dan kekurangan emas digital, supaya tidak terjebak dan tertipu dengan jenis instrumen investasi yang baru ini.

Emas digital adalah jenis emas yang sedang populer ditawarkan berbagai platform online. Menawarkan banyak kemudahan transaksi dengan minimum investasi yang sangat terjangkau.

Namun, emas digital punya sejumlah risiko dan kekurangan. Ini kita harus pahami sewaktu ingin melakukan transaksi.

A. Kelebihan Emas Digital

1. Spread Harga Kecil

Harga emas digital tidak dipengaruhi ongkos produksi cetak. Hanya murni dari harga emas saja.

Akibatnya, spread harga akan lebih kecil (dibandingkan emas fisik) dan spread sama untuk semua jenis berat logam mulia. Karena tidak ada unsur cetak di dalamnya.

2. Bisa Beli Sesuai Budget

Dalam emas digital, kita bisa beli emas sesuai dengan budget kita. Misalnya, kita punya uang Rp 1 juta, maka jumlah uang tersebut bisa kita belikan emas pada harga yang berlaku saat itu.

Bahkan dengan Rp 100 ribu pun kita sudah bisa beli emas. Hal ini karena bentuknya digital maka jumlah beratnya fleksibel.

Berbeda dengan beli emas fisik yang jumlah gramnya sudah tertentu. Dan tidak fleksibel.

3. Harga Sama per Gram

Karena tanpa ongkos cetak, harganya sama untuk setiap gram. Ini berbeda dengan harga emas fisik yang berbeda – beda, tergantung beratnya, dimana makin kecil beratnya maka harga per gram akan makin mahal.

4. Mudah Jual Beli Lewat Ponsel

Sangat mudah melakukan jual beli. Cukup dalam genggaman di ponsel.

Tidak perlu keluar rumah. Semuanya bisa dilakukan dari mana saja.

Karena jual beli dilakukan secara online, prosesnya bisa dilakukan kapan saja. Tidak ada batasan waktu untuk itu.

5. Menabung Emas Lebih Mudah, Lebih Terjangkau

Karena jual beli bisa dilakukan dalam jumlah kecil atau bahkan sesuai dengan jumlah uang yang kita miliki, proses menabung emas menjadi lebih mudah.

Kendala uang yang terbatas, sehingga tidak bisa menabung, praktis tidak terjadi di emas digital. Berapapun uang kita bisa dibelanjakan emas digital.

6. Minimum Pembelian sangat rendah dan terjangkau

Salah satu platform aplikasi emas digital bisa menerima pembelian dari Rp 100 ribu. Sangat terjangkau,

Berbeda dengan emas fisik yang harus mulai dari Rp 500 ribuan untuk beli satu keping emas.

B. Kekurangan Emas Digital

1. Tidak Pegang Emas Fisik

Kita hanya melihat harga dan berat gramnya di monitor platform. Fisiknya tidak kita pegang.

Karena tidak pegang fisiknya, jika perusahaan bangkrut maka emas akan hilang karena tidak ada wujud yang kita pegang.

Berbeda dengan, misalnya, emas fisik yang bisa dijual meskipun tokonya sudah tutup.

2. Titip Emas di Pihak Ketiga

Dalam emas digital, emasnya kita titip ke pihak ketiga, yaitu platform aplikasi tersebut. Artinya, ada risiko di aplikasi tersebut.

Bisa emas hilang atau aplikasi bubar. Meskipun kemungkinannya kecil, tetap risiko tersebut nyata ada.

3. Jual Beli Hanya di Aplikasi Emas Digital yang sama. Tidak Bisa ke Aplikasi Lain

Emas digital hanya bisa dijual belikan di aplikasi platform dan tidak bisa dijual ke platform lain. Karena tidak bisa cross-platform, kita tidak bisa membanding – bandingkan harga terbaik.

Ini berbeda dengan emas fisik yang bisa dijual di toko mana saja, tanpa ada batasan, sehingga kita bisa mencari harga terbaik.

4. Aplikasi Emas Digital Bubar, Emas Ikut Hilang

Ketika aplikasi bubar atau tutup, risikonya emas akan ikut hilang karena posisinya masih di dalam sistem komputer.