KPR untuk Gaji 3 Juta UMR dan Sektor Informal

Buat mereka yang punya gaji 3 juta UMR mungkin khawatir tidak bisa punya rumah sendiri. Apalagi yang bekerja di sektor informal. Tenang, sekarang ada pilihan beberapa pinjaman KPR yang bisa diajukan pegawai dengan gaji 3 juta atau bahkan pekerja di sektor informal.

Kita ulas pilihan pinjaman KPR untuk gaji 3 juta tersebut soal syarat dan ketentuan, cara pengajuan, kelebihan dan kelemahan di setiap jenis pinjaman.

1. KPR Subsidi BTN

KPR subsidi adalah program pemilikan rumah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia yang ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan suku bunga rendah dan cicilan ringan untuk pembelian rumah sejahtera tapak dan rumah sejahtera susun

KPR Subsidi ini khusus diberikan mereka yang punya penghasilan di bawah Rp 4 juta. Bunga KPr Subsidi 5% dan tetap.

Manfaat KPR Subsidi BTN

  • Uang muka ringan mulai dari 1%
  • Suku bunga 5% tetap
  • Jangka waktu hingga 20 tahun
  • Subsidi bantuan uang muka sebesar Rp4 Juta rupiah* (khusus rumah tapak)
  • Bebas premi asuransi dan PPN
  • Jaringan kerjasama yang luas dengan developer di seluruh Indonesia

Larangan KPR Subsidi BTN 

  • Menunggak angsuran
  • Memberikan keterangan/pernyataan/dokumen yang tidak benar atau palsu dalam pengajuan KPR BTN Subsidi
  • Menelantarkan rumah atau tidak menghuni rumah
  • Menyewakan atau mengalihkan kepemilikan rumah dikecualikan: Debitur/nasabah meninggal dunia (pewarisan), Penghunian telah melampaui 5 (lima) tahun untuk rumah sejahtera tapak
    • Penghunian telah melampaui 20 (dua puluh) tahun untuk satuan rumah sejahtera susun
    • Pindah tempat tinggal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan

Sanksi KPR Subsidi BTN 

Sanksi diberikan jika pemohon:

  • Memberikan data/dokumen tidak benar pada saat mengajukan permohonan KPR BTN Subsidi
  • Tidak menempati rumah sejahtera tapak atau satuan rumah sejahtera susun secara terus-menerus dalam waktu 1 (satu) tahun
  • Berpenghasilan melebihi ketentuan batas penghasilan kelompok sasaran
  • Rumah yang dibeli melebihi batasan harga jual yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri
  • Pemohon menyewakan atau mengalihkan kepemilikan rumah
  • Pemohon pernah menerima subsidi perolehan rumah berupa pemilikan rumah dari Pemerintah, dikecualikan 2 kali untuk TNI/Polri/PNS yang pindah tugas

Sanksi berupa:

  • PENGHENTIAN bantuan/kemudahan KPR BTN Subsidi
  • PENGEMBALIAN bantuan/kemudahan KPR BTN Subsidi yang telah diterima
  • WAJIB MEMBAYAR PPN terutang sesuai peraturan perundang-undangan

Suku Bunga KPR Subsidi BTN

Suku bunga 5,00% fixed sepanjang jangka waktu kredit

Cara Pengajuan KPR Subsidi BTN

  • WNI berusia 21 tahun atau telah menikah
  • Usia pemohon tidak melebihi 65 tahun pada saat kredit jatuh tempo. Khusus peserta ASABRI yang mendapatkan rekomendasi dari YKPP, usia pemohon s.d. 80 tahun pada saat kredit jatuh tempo
  • Pemohon maupun pasangan (suami/isteri) tidak memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi pemerintah untuk pemilikan rumah. Dikecualikan 2 kali untuk TNI/Polri/PNS yang pindah tugas
  • Gaji/penghasilan pokok tidak melebihi:
    • Rp4 Juta untuk Rumah Sejahtera Tapak
    • Rp7 Juta untuk Rumah Sejahtera Susun
  • Memiliki e-KTP dan terdaftar di Dukcapil
  • Memiliki NPWP dan SPT Tahunan PPh orang pribadi sesuai perundang-undangan yang berlaku
  • Pengembang wajib terdaftar di Kementerian PUPR
  • Spesifikasi rumah sesuai dengan peraturan pemerintah
Baca Juga  Tips Cara Mudah Memilih Pinjaman KPR Rumah Bank Terbaik

Kelengkapan Dokumen KPR Subsidi BTN

Kelengkapan Dokumen Pribadi

Formulir Pengajuan Kredit dilengkapi pas photo terbaru Pemohon & Pasangan
FC e-KTP/Kartu Identitas
FC Kartu Keluarga
FC Surat Nikah/Cerai
Dokumen penghasilan untuk pegawai: Slip gaji terakhir/Surat Keterangan Penghasilan, Fotocopy SK Pengangkatan Pegawai Tetap/Surat Keterangan Kerja (apabila pemohon bekerja di instansi)
Dokumen penghasilan untuk wiraswasta: SIUP, TDP; Laporan/Catatan Keuangan 3 bulan terakhir
Dokumen penghasilan untuk pekerja mandiri: Fotocopy Izin praktek
Rek. Koran 3 bln terakhir
FC NPWP/SPT PPh 21
Surat pernyataan penghasilan yang ditandatangani pemohon di atas meterai dan diketahui oleh pimpinan instansi tempat bekerja atau kepala desa/lurah setempat untuk masyarakat berpenghasilan tidak tetap
Surat pernyataan tidak memiliki rumah yang diketahui instansi tempat bekerja/lurah tempat KTP diterbitkan
Surat Ket. Domisili dari Kelurahan setempat apabila tidak bertempat tinggal sesuai KTP
Surat keterangan Pindah Tugas untuk TNI/Polri/PNS yang mengajukan KPR BTN Subsidi ke dua

Persyaratan Dokumen Jaminan; Sertifikat Rumah

Cara Pengajuan KPR Subsidi BTN

  • Pemohon mencari lokasi rumah yang akan diinginkan, atau bisa mendapatkan info melalui link www.btnproperti.co.id, info di Outlet BTN, pameran property dan lain sebagainya
  • Siapkan dokumen yang lengkap
  • Berkas permohonan akan diproses oleh Bank BTN, diantaranya adalah Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), verifikasi data, dan analisa
  • Jika permohonan disetujui, Pemohon mempersiapkan kecukupan dana di Tabungan BTN
  • Melakukan Akad Kredit
  • Dan mulai proses pencairan permohonan

2. KPR Mikro BTN

KPR Mikro adalah produk dengan kemudahan untuk membeli lahan atau rumah, membangun rumah, ataupun renovasi rumah secara bertahap yang diprioritaskan untuk masyarakat yang bekerja sektor informal

Kredit dikhususkan untuk mereka yang bekerja di sektor informal untuk mendapatkan KPR pembiayaan rumah. Selama ini, mereka yang kerja di sektor informal sulit mendapatkan akses ke bank, sekarang dengan produk semacam ini diharapkan bisa dibantu.

Hanya saja, yang penting diperhatikan, plafon kredit mikro hanya sampai 75 juta. Nilai plafon yang cukup sulit untuk beli rumah, apalagi di kota besar dengan harga rumah yang cukup mahal.

Paling tidak uang dari kredit mikro bisa digunakan untuk membeli tanah atau uang muka dahulu.

Manfaat KPR BTN Mikro

  • Pembayaran bisa dilakukan harian, mingguan atau bulanan
  • Pengajuan dan pembayaran dapat dilakukan di Outlet Bank BTN, Kantor Pos, dan Agen Laku Pandai
  • Pendampingan dalam pembangunan rumah
  • Jangka waktu s.d. 10 tahun
  • Maksimal kredit s.d. Rp 75 Juta
  • Uang muka pembelian rumah mulai dari 1%

Suku Bunga KPR BTN Mikro

Bunga  
Sepanjang Jangka Waktu Kredit 9,00%
Biaya Proses Kredit  
Biaya Provisi 1,00%
Biaya Administrasi Rp 300 ribu
Perhitungan Bunga Flat  

Syarat dan Ketentuan KPR BTN Mikro

  • WNI Usia minimal 21 (dua puluh satu) tahun atau telah menikah dan berusia maksimal 65 tahun pada saat kredit lunas
  • Masyarakat sektor informal minimal selama 1 (satu) tahun telah tergabung dalam paguyuban, asosiasi dan koperasi
  • FC rekening koran tabungan 3 (tiga) bulan terakhir
  • Bukti kepemilikan tanah berupa SHM/SHGB atas tanah dan bangunan yang akan dijaminkan
  • Memiliki IMB dan RAB bangunan
  • Mendapat surat rekomendasi dari paguyuban, asosiasi dan koperasi yang menaungi
  • Memiliki tabungan di Bank BTN rata-rata menabung per bulan sebesar jumlah angsuran/cicilan KPR BTN Mikro selama minimal 3 (tiga) bulan
Baca Juga  Cara Mudah Menjual Rumah Masih KPR (2022)

Persyaratan Dokumen KPR BTN Mikro

Persyaratan Dokumen Pribadi

Dokumen Karyawan Wiraswasta Profesional

Form Aplikasi Kredit

Yes Yes Yes

Fotokopi KTP Pemohon

Yes Yes Yes

Fotokopi KTP Suami/Istri

Yes Yes Yes

Fotokopi Kartu Keluarga

Yes Yes Yes

Fotokopi Surat Nikah/Cerai

Yes Yes Yes

Fotokopi NPWP/ SPT tahunan*

Yes Yes Yes

Fotokopi SK Pengangkatan Pegawai Tetap*

Yes

Yes Yes

Asli Slip Gaji satu bulan terakhir/Surat Keterangan Penghasilan*

Yes

   

Fotokopi SIUP**

 

Yes

 

Fotokopi TDP**

 

Yes

 

Fotokopi Akta Pendirian/Perubahan**

 

Yes

 

Fotokopi Akta Pengesahan Menteri Kehakiman**

 

Yes

 

Data Keuangan Perusahaan

 

Yes

 

Fotokopi Izin Praktek

   

Yes

Fotokopi Rekening Koran atau Tabungan 3 bulan terakhir*

Yes

Yes

Yes

Pas Foto Pemohon dan Pasangan (Apabila telah menikah)

Yes

Yes

Yes

  • *  Untuk Joint Income Suami dan Istri, Dokumen Pasangan harus dilampirkan** Khusus untuk Pengusaha dengan badan hukum PT

Persyaratan Dokumen Jaminan: Fotocopy Sertifikat Tanah / Rumah

Cara Pengajuan KPR BTN Mikro

  • Setelah menabung di BTN selama minimal 3 bulan, ajukan permohonan KPR BTN Mikro
  • Lengkapi seluruh berkas permohonan Kredit KPR BTN Mikro dan serahkan kepada Petugas Loan Service yang ada pada Kantor Cabang
  • Apabila telah mendapatkan persetujuan kredit, segera persiapkan biaya pra realisasi kredit pada rekening tabungan pemohon
  • Penandatanganan akta jual beli/perjanjian kredit dilakukan saat akad KPR
  • Menerima pencairan kredit sesuai dengan peruntukan
  • Membayar angsuran KPR melalui tabungan 

3. KPR BP2BT BTN

KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) adalah kredit kepemilikan rumah bersubsidi yang merupakan program kerja sama  antara Bank BTN dengan Kementerian PUPR yang diberikan bersama dengan subsidi uang muka kepada masyarakat yang telah mempunyai tabungan untuk pembelian rumah tapak dan pembangunan rumah swadaya.Pembelian rumah tapak dan rumah susun Pembangunan rumah swadaya

Yang jadi keunggulan program KPR BP2BT adalah subsidi bantuan uang muka sampai Rp 30 jutaan. Syaratnya harus punya tabungan terlebih dahulu.

Manfaat KPR BTN BP2BT

  • Subsidi bantuan uang muka hingga sebesar Rp 32,4 Jt
  • Uang muka minimal 5%
  • Jangka waktu hingga 20 tahun
  • Bebas premi asuransi dan PPN
  • Jaringan kerjasama yang luas dengan developer di seluruh Indonesia
  • Informasi Produk KPR BTN Subsidi

Suku Bunga KPR BTN BP2BT

  • Suku bunga tahun pertama : 10%
  • Suku bunga tahun kedua : 11%
  • Suku bunga tahun ketiga : 12%
  • Suku bunga tahun keempat : floating dengan tetap memperhatikan batas tertinggi yang ditetapkan Pemerintah.
Baca Juga  10+ Syarat dan Cara Pengajuan KPR Bank Nobu 2022
Biaya Proses Kredit  
Biaya Provisi 0.50%
Biaya Administrasi Rp250.000,00

Syarat dan Ketentuan KPR BTN BP2BT

  • WNI berusia 21 tahun atau telah menikah
  • Usia pemohon tidak melebihi 65 tahun pada saat kredit jatuh tempo. Khusus peserta ASABRI yang mendapatkan rekomendasi dari YKPP, usia pemohon s.d. 80 tahun pada saat kredit jatuh tempo
  • Pemohon maupun pasangan (suami/isteri) tidak memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi pemerintah untuk pemilikan rumah. Dikecualikan 2 kali untuk TNI/Polri/PNS yang pindah tugas
  • Gaji/penghasilan pokok tidak melebihi: Rp 6,5 juta untuk pembelian Rumah Tapak dan Pembangunan Rumah Swadaya, Rp 8,5 juta untuk Rumah Sejahtera Susun
  • Mempunyai tabungan di dalam sistem bank dengan ketentuan batasan saldo dengan periode paling sedikit 6 (enam) bulan terakhir
  • Memiliki e-KTP dan terdaftar di Dukcapil
  • Memiliki NPWP dan SPT Tahunan PPh orang pribadi sesuai perundang-undangan yang berlaku
  • Pengembang wajib terdaftar di Kementerian PUPR
  • Spesifikasi rumah sesuai dengan peraturan pemerintah

Larangan KPR BTN BP2BT

  • Menunggak angsuran
  • Memberikan keterangan/pernyataan/dokumen yang tidak benar atau palsu dalam pengajuan KPR BTN Subsidi
  • Menelantarkan rumah atau tidak menghuni rumah
  • Menyewakan atau mengalihkan kepemilikan rumah dikecualikan: Debitur/nasabah meninggal dunia (pewarisan), Penghunian telah melampaui 5 (lima) tahun untuk rumah sejahtera tapak, Penghunian telah melampaui 20 (dua puluh) tahun untuk satuan rumah sejahtera susun, Pindah tempat tinggal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan

Sanksi KPR BTN BP2BT

Sanksi diberikan jika pemohon:

  • Memberikan data/dokumen tidak benar pada saat mengajukan permohonan KPR BTN Subsidi
  • Tidak menempati rumah sejahtera tapak atau satuan rumah sejahtera susun secara terus-menerus dalam waktu 1 (satu) tahun
  • Berpenghasilan melebihi ketentuan batas penghasilan kelompok sasaran
  • Rumah yang dibeli melebihi batasan harga jual yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri
  • Pemohon menyewakan atau mengalihkan kepemilikan rumah
  • Pemohon pernah menerima subsidi perolehan rumah berupa pemilikan rumah dari Pemerintah, dikecualikan 2 kali untuk TNI/Polri/PNS yang pindah tugas

Sanksi berupa:

  • PENGHENTIAN bantuan/kemudahan KPR BTN Subsidi
  • PENGEMBALIAN bantuan/kemudahan KPR BTN Subsidi yang telah diterima
  • WAJIB MEMBAYAR PPN terutang sesuai peraturan perundang-undangan

Persyaratan Dokumen KPR BTN BP2BT

Kelengkapan Dokumen Pribadi

Kelengkapan
Formulir Pengajuan Kredit dilengkapi pas photo terbaru Pemohon & Pasangan
FC e-KTP/Kartu Identitas
FC Kartu Keluarga
FC Surat Nikah/Cerai
Dokumen penghasilan untuk pegawai: Slip gaji terakhir/Surat Keterangan Penghasilan, Fotocopy SK Pengangkatan Pegawai Tetap/Surat Keterangan Kerja (apabila pemohon bekerja di instansi)
Dokumen penghasilan untuk wiraswasta: SIUP, TDP; Laporan/Catatan Keuangan 3 bulan terakhir
Dokumen penghasilan untuk pekerja mandiri: Fotocopy Izin praktek
Rek. Koran 3 bln terakhir
FC NPWP/SPT PPh 21
Surat pernyataan penghasilan yang ditandatangani pemohon di atas meterai dan diketahui oleh pimpinan instansi tempat bekerja atau kepala desa/lurah setempat untuk masyarakat berpenghasilan tidak tetap
Surat pernyataan tidak memiliki rumah yang diketahui instansi tempat bekerja/lurah tempat KTP diterbitkan
Surat Ket. Domisili dari Kelurahan setempat apabila tidak bertempat tinggal sesuai KTP
Surat keterangan Pindah Tugas untuk TNI/Polri/PNS yang mengajukan KPR BTN Subsidi ke dua

Persyaratan Dokumen Tambahan Untuk Pembangunan Rumah Swadaya:

  • Fotokopi sertifikat hak atas tanah atas nama Pemohon atau pasangan
  • Fotokopi izin mendirikan bangunan (IMB)
  • Surat kondisi awal tanah atau Rumah yang dilengkapi dengan foto
  • Rencana anggaran biaya (RAB)

Cara Pengajuan KPR BTN BP2BT

  • Pemohon mencari lokasi rumah yang akan diinginkan, atau bisa mendapatkan info melalui link www.btnproperti.co.id, info di Outlet BTN, pameran property dan lain sebagainya
  • Siapkan dokumen yang lengkap
  • Berkas permohonan akan di proses oleh Bank BTN, diantaranya adalah Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), verifikasi data, dan analisa
  • Jika permohonan disetujui, Pemohon mempersiapkan kecukupan dana di Tabungan BTN
  • Melakukan Akad Kredit
  • Dan mulai proses pencairan permohonan

4. Mandiri KPR Sejahtera

Bank Mandiri menyalurkan KPR Sejahtera FLPP merupakan program pemilikan rumah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, yang ditujukan bagi Masyarakat yang memiliki penghasilan tertentu dengan berbagai keringanan dan kemudahan.

Keuntungan

  1. Suku bunga 5% tetap sepanjang tenor;
  2. Jangka waktu kredit panjang hingga 20 tahun;
  3. Uang muka ringan mulai dari 1%;
  4. Subsidi uang muka sebesar Rp4 Juta dan Rp10 Juta (khusus Provinsi Papua & Papua Barat);
  5. Bebas biaya PPN dan premi asuransi.

Syarat dan Ketentuan

  1. WNI berusia 21 tahun atau telah menikah, berdomisili di Indonesia;
  2. Pemohon dan pasangan (suami/istri) belum memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi pemerintah untuk pemilikan rumah;
  3. Merupakan pegawai tetap, atau pegawai kontrak dengan masa kerja minimum 2 tahun;
  4. Memiliki penghasilan per bulan maksimum, yang diatur berdasarkan wilayah sebagai berikut:
Wilayah Kawin Tidak Kawin
Diluar Provinsi Papua dan Papua barat Rp 6 Juta Rp 8 Juta
Papua dan Papua Barat Rp 7,5 Juta Rp 10 Juta
  1. Agunan merupakan rumah yang dibangun oleh pengembang yang terdaftar di Kementerian PUPR dan memiliki spesifikasi sesuai dengan ketentuan Pemerintah;

Dokumen

Dokumen pengajuan yang harus dipenuhi:

  1. Dokumen formulir aplikasi KPR yang dilengkapi pasfoto terbaru pemohon dan pasangan;
  2. Fotokopi KTP pemohon dan pasangan yang terdaftar di Dukcapil;
  3. Fotokopi Kartu Keluarga tebaru yang terdaftar di Dukcapil;
  4. Fotokopi Surat Nikah/Cerai atau Surat Pernyataan Belum Menikah dari Kelurahan (jika belum menikah);
  5. Fotokopi NPWP;
  6. Slip Gaji terakhir atau Surat Keterangan Penghasilan dari perusahaan;
  7. Surat Keterangan Kerja;
  8. Fotokopi Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi;
  9. Fotokopi rekening koran/tabungan 3 bulan terakhir;
  10. Surat Pernyataan Pemohon KPR Bersubsidi;
  11. Surat Pernyataan Tidak Memiliki Rumah yang ditandatangani oleh Pimpinan Tempat Bekerja/Kepala Desa/Lurah;
  12. Surat Permohonan Subsidi Bantuan Uang Muka.

Biaya – biaya

  1. Biaya provisi 0,50%;
  2. Biaya administrasi Rp 250 ribu.

Pengajuan

Untuk mengajukan KPR Sejahtera FLPP dapat menghubungi Cabang Bank Mandiri terdekat dan melakukan registrasi melalui aplikasi SiKasep dengan cara: