Penagihan Avantee, Debt Collector Datang ke Rumah Tidak

Bagaimana penagihan nasabah gagal bayar di pinjaman online Avantee ?

Kita akan menelisik caranya dan melihat apakah Avantee menggunakan Debt Collector yang datang ke rumah atau tidak. Apakah juga Avantee akan menagih ke saudara, teman ?

Avantee adalah pinjaman online Produktif milik PT Grha Dana Bersama yang punya izin resmi P2P Lending dari OJK dengan no KEP-66/D.05/2021 2 Agustus 2021.

Karena sudah resmi berizin OJK, pasti Avantee mengikuti ketentuan soal cara dan kode etik penagihan nasabah gagal bayar yang menunggak pembayaran.

1. Proses Collection Gagal Bayar Pinjol

Ketika nasabah telat membayar melewati tanggal jatuh tempo, perusahaan mulai melakukan proses penagihan.

Sebagai perusahaan P2P Lending, Avantee harus memastikan bahwa pinjaman yang sudah diberikan bisa kembali karena Avantee punya juga kewajiban kepada pemberi pinjaman atau lender yang sudah mempercayakan uang mereka di platform P2P.

Proses penagihan terdiri dari:

  • Desk Collection, yakni penagihan yang menggunakan sarana- sarana komunikasi termasuk namun tidak terbatas pada telepon, SMS, Whatsapp, email, apps-reminder/robo reminder (pengingat pada aplikasi Penyelenggara sendiri) dan sarana-sarana komunikasi lain;
  • Field Collection, yakni penagihan yang dilakukan secara langsung, melalui kunjungan ke rumah, daerah/tempat domisili.

Kedua cara diatas, desk dan field collection, dalam pelaksanaanya dibagi menjadi beberapa tahap penagihan, yaitu Front End, Mid Range, Back End Collection, Area/domisili Penerima Pinjaman dan Hari Keterlambatan

  1. Front End. Upaya Penagihan lebih difokuskan kepada layanan atau servis, edukasi dan mengingatkan peminjam mengenai kewajiban mereka.
  2. Mid Range & Back End Collection. Penagihan untuk melindungi aset Pemberi Pinjaman.

2. Penyampaian Informasi Cara Bayar

Di tahap awal, Avantee akan mengirimkan sms ke HP di 1 hari sebelum tanggal jatuh tempo untuk mengingatkan nasabah untuk melakukan pelunasan.

Pembayaran di Avantee bisa dilakukan melalui cara berikut ini:

  • Virtual Account. Bisa melakukan pembayaran secara online dengan transfer ke virtual account
  • Transfer ke rekening bank yang sudah kerjasama dengan {[Pinjaman Online}}.

Di tahap ini, biasanya belum masuk ke tim penagihan dan masih ditangani oleh customer service. Karena fungsinya lebih ke edukasi nasabah.

3. Peringatan Warning Letter

Lewat dari tanggal jatuh tempo, biasanya 3 hari grace period, tim penagih akan mulai bekerja dengan mengirim pesan ke debitur sebagai upaya peringatan untuk membayar pinjaman.

Di tahap ini penagihan Avantee, sifatnya lebih pada mengingatkan dan edukasi pada nasabah bahwa pinjaman sudah jatuh tempo dan minta segera dilakukan pembayaran.

Disampaikan pula cara pembayaran, serta denda keterlambatan untuk nasabah menyelesaikan kewajibannya.

4. Penagihan Lewat Telepon

Jika debitur tidak memberikan respon yang baik pada peringatan yang dikirimkan, tim penagih Avantee akan meningkatkan intensitas dengan melakukan penagihan melalui panggilan telepon langsung ke debitur.

Telepon merupakan sarana komunikasi yang digunakan di Desk Collection. Panggilan Telepon dapat juga dilakukan dengan sistem Robotik untuk memastikan kualitas penagihan.

Intensitas penelponan yang lebih tinggi dapat dilakukan pada account-account yang dipandang memiliki risiko tinggi untuk gagal bayar.

5. Penagihan Lewat Kunjungan

Jika debitur tidak merespon peringatan dan panggilan telepon, debt collector Avantee bisa datang ke rumah untuk melakukan penagihan.

Cara dengan kunjungan DC ini digunakan jika komunikasi penagihan melalui telepon dan media komunikasi lainnya (seperti email dan messaging) tidak efektif atau bila dipandang kunjungan Field Collector diperlukan.

Perusahaan pinjol diperbolehkan bekerjasama dengan pihak ke-3 dalam rangka efisiensi dan efektivitas kerja. Pihak ke-3 harus tunduk dengan sejumlah ketentuan dan kode etik dari Asosiasi dan Peraturan OJK.

Perlu diingat bahwa Avantee merupakan fintech lending yang telah punya izin dan diawasi OJK, sehingga jika dilakukan proses penagihan melalui kunjungan langsung maka harus sesuai dengan peraturan yang dibuat OJK terkait penagihan atas kasus gagal bayar.

6. Penagihan ke Teman, Saudara, Keluarga

Avantee bisa melakukan penagihan dengan menghubungi keluarga, teman, atau pihak lain yang terkait dengan peminjam, yang nomor teleponnya tercantum sebagai nomor darurat.

7. Pelaporan ke SID OJK, BI Checking

Selain melakukan penagihan, Avantee bisa melaporkan nasabah yang menunggak tidak membayar ke SLIK OJK atau BI Checking.

Implikasinya, nasabah yang menunggak di Avantee akan punya catatan kredit negatif, yang nantinya akan menghambat mereka saat akan meminjam di bank atau lembaga keuangan lain.

Perlu diingat bahwa catatan kredit di BI Checking /SLIK OJK menjadi faktor penting dalam keputusan approval pinjaman di bank dan lembaga keuangan.

8. Penggunaan Debt Collector DC

Pihak ke-3, agency collection atau dikenal sebagai debt collector DC bisa digunakan, di tahap field collection. Penggunaan agency dilakukan sebagai bagian dari efisiensi operasional fintech.

Sejumlah ketentuan dari OJK dan AFPI mengatur soal cara kerja dan perilaku debt Collector termasuk di Avantee, sebagai berikut:

A. Tanggung Jawab Perusahaan

Meskipun collection diserahkan ke pihak ketiga, namun perusahaan pinjol, seperti Avantee, mempunyai tanggung jawab atas proses penagihan.

Intinya, perusahaan fintech pinjaman harus mengawasi pihak ketiga dalam melakukan proses penagihan. Tidak bisa lepas tangan.

Setiap staf penagihan yang berada di bawah naungan perusahaan penyedia jasa penagihan yang menangani penagihan harus menandatangani (i) pakta integritas yang berisi komitmen untuk mematuhi Pedoman Perilaku, Kebijakan ini, serta SOP/kebijakan penagihan Penyelenggara, dan (ii) perjanjian kerahasiaan 3 pihak dengan perusahaan penyedia jasa penagihan dan Penyelenggara.

B. Sertifikasi AFPI

Perusahaan Penyedia Jasa Penagihan atau DC Debt Collector, yang menyediakan jasa desk collection atau field collection untuk P2P Lending, wajib memperoleh sertifikasi Keanggotaan dari AFPI.

  • AFPI akan melakukan review terhadap dokumen dan kunjungan ke lokasi Penyedia Jasa jika diperlukan.
  • AFPI berhak untuk mencabut sertifikasi Keanggotaan yang telah diberikan jika ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Penyedia Jasa.
  • AFPI berhak melakukan audit terhadap Penyedia Jasa dengan jangka waktu yang akan diatur lebih lanjut oleh AFPI.

9. Hubungi Layanan Pelanggan Call Center Avantee

Jika punya keluhan atau komplain terhadap cara dan proses penagihan, nasabah bisa menghubungi:

  • Layanan Nasabah di Call Center Avantee
  • Kunjungi website resmi Avantee di www.avantee.co.id untuk mencari informasi lebih lanjut.