Pengertian Top Up Pinjaman KTA Bank: Cara Pengajuan, Lama Proses

Top Up di KTA adalah fitur penting karena bisa memberikan tambahan dana pinjaman dengan cara mudah dan cepat untuk nasabah eksisting. Kita akan kupas soal kriteria pengajuan top up, cara pengajuan dan bank yang menawarkan fasilitas ini.

Kebutuhan dana yang cepat kerap menjadi kendala, terutama saat kondisi darurat. Top Up bisa menjadi solusi karena proses KTA yang cepat dan mudah.

Tapi, peminjam harus memenuhi kriteria top up KTA terlebih dahulu untuk bisa mengakses layanan pinjaman ini

Apa itu Top UP Pinjaman KTA

Top up pinjaman KTA adalah pinjaman yang diberikan oleh bank atas pinjaman berjalan. Top up kredit umumnya disediakan oleh bank melalui sistem penawaran kepada nasabah kredit yang masa tenornya sudah hampir habis, termasuk di antaranya nasabah Kredit tanpa Agunan atau KTA.

Sebagaimana kita melakukan top up ketika saldo pada saat e-wallet hampir habis, pada skema ini bank juga melakukan isi ulang serupa. Hanya saja, alih-alih saldo e-wallet, yang bertambah dalam hal ini adalah limit pinjaman berjalan.

Top up KTA pada dasarnya merupakan salah satu strategi bank untuk mempertahankan maupun menarik kembali minat debitur untuk melanjutkan atau menggunakan kembali fasilitas kreditnya.

A. Kriteria Pengajuan Top Up KTA

Karena sifatnya yang berbasis penawaran, top up KTA tidak otomatis dapat dilakukan oleh semua nasabah KTA, melainkan hanya nasabah tertentu saja yang dapat melakukannya.

Setiap bank memiliki kriteria tersendiri untuk menentukan nasabah yang eligible untuk menerima penawaran top up KTA. Secara garis besar, kriteria pokok yang dipertimbangkan oleh bank saat memberi penawaran top up KTA adalah tingkat kelancaran pembayaran cicilan KTA, serta telah berapa lama masa pelunasan tersebut berlangsung.

Apabila debitur telah menunjukkan track record pembayaran cicilan yang lancar tanpa menunggak selama jangka waktu sekurang-kurangnya 2 – 3 tahun, maka tak menutup kemungkinan bagi bank untuk memberikan apresiasi berupa penawaran top up KTA.

Baca Juga  Cara Pinjam Uang di Bank Mega 2022

B. Cara kerja top up KTA

Pengisian ulang atau top up KTA akan menimpa sisa pinjaman KTA sebelumnya. Adapun nilai sisa dari besaran top up dikurang sisa pinjaman akan menjadi hak debitur, selayaknya pinjaman baru.

Sebagai contoh, misalnya Anda merupakan debitur KTA pada suatu bank dengan plafon pinjaman sebesar Rp40 juta. Karena Anda selalu melunasi cicilan tepat waktu selama beberapa tahun, kini sisa pokok pinjaman KTA yang harus Anda lunasi tinggal Rp10 juta (di luar bunga).

Melihat riwayat kredit yang meyakinkan tersebut, bank memberikan penawaran top up KTA sebesar Rp50 juta kepada Anda.

Apabila Anda menerima penawaran tersebut, kemudian mengajukannya kepada bank dan bank mencairkannya, maka nilai top up KTA tersebut akan tereduksi oleh nilai pinjaman pokok KTA yang tersisa, sehingga nilai top up bersih yang akan Anda terima adalah sebesar Rp40 juta. Selain itu, top up KTA juga akan memperpanjang jangka waktu pelunasan kredit Anda.

C. Berapa Lama Proses Top Up KTA

Rata-rata waktu yang dibutuhkan bank dalam proses top up KTA paling cepat adalah 3 – 4 hari kerja dengan jangka waktu maksimal antara 14 – 21 hari hari kerja.

Daftar Bank Memfasilitasi Top Up KTA

Fasilitas top up KTA disediakan oleh sejumlah bank untuk menunjang produk-produk KTA-nya. Berikut ini adalah daftar 4 bank yang menawarkan top up KTA.

1. CIMB Niaga

Nasabah KTA Xtra Dana di CIMB Niaga berpeluang untuk mendapatkan penawaran top up KTA. Penawaran khusus tersebut diinformasikan oleh pihak bank melalui undangan pada aplikasi OCTO Mobile atau petugas telemarketing CIMB Niaga yang akan menghubungi nasabah secara pribadi.

Top up CIMB Niaga Xtra Dana memerlukan waktu antara 3 sampai dengan 14 hari kerja. Adapun kriteria umum yang harus dipenuhi untuk memperoleh penawaran top up Xtra Dana CIMB Niaga ialah:

  1. Pembayaran angsuran lancar tanpa menunggak;
  2. Masa angsuran telah berjalan lebih dari 9 bulan.
Baca Juga  Beli Rumah dengan Pinjaman KTA, Perhatikan 11 Hal Ini Dulu

Apabila nasabah memenuhi kriteria tersebut akan tetapi tidak mendapat undangan maupun dihubungi secara personal, maka nasabah dapat mencoba melakukan pengajuan top up pada kantor cabang CIMB Niaga terdekat atau dengan menghubungi nomor panggilan 14041.

2. Maybank

Produk Kredit Tanpa Agunan dari Maybank memberikan fasilitas pinjaman dengan plafon maksimal Rp150 juta (non payroll) dan maksimal Rp250 juta (payroll) serta pengenaan suku bunga mulai dari 0.79% hingga 1.69%. Namun, perlu diketahui bahwa suku bunga pada produk KTA Maybank tidak berlaku sama untuk top up KTA.

Berbeda dengan sistem penawaran top up KTA pada umumnya, nasabah KTA Maybank dapat mengajukan top up tanpa dipersyaratkan untuk menerima penawaran terlebih dahulu dari telemarketing Maybank.

Melansir dari komunitas.sikatabis.com, cara pengajuan top up KTA Maybank dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:

  1. Mengirim e-mail pengajuan top up ke [email protected] dengan subjek “Top Up KTA” kemudian menyertakan 16 digit nomor KTA Maybank dan nomor rekening sumber pendebetan pada badan e-mail; atau
  2. Menghubungi customer service Maybank dengan nomor panggilan 69811.

Pengajuan oleh nasabah tersebut kemudian akan diproses oleh pihak Maybank, melalui analisis pola pembayaran KTA yang telah berlangsung. Pengajuan top up KTA Maybank akan disetujui sepanjang nasabah telah memenuhi kriteria layak menurut standar bank.

3. Bank Mandiri

Top up KTA di Bank Mandiri diperuntukkan bagi nasabah KTA berjalan yang memiliki riwayat pembayaran angsuran yang lancar selama minimal 6 bulan.

Adapun pengajuan top up dapat dilakukan melalui kantor cabang Mandiri dengan kelengkapan dokumen, yang meliputi:

  1. Formulir aplikasi;
  2. Fotokopi KTP diri dan pasangan;
  3. Slip gaji terakhir (asli);
  4. Surat Keterangan Pengangkatan untuk ASN;
  5. Fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir; dan
  6. Persyaratan tambahan lain yang diperlukan pada proses pengajuan.

4. OCBC NISP

Nasabah existing KTA Cashloan pada OCBC NISP dapat mengajukan top up KTA sepanjang telah memenuhi kriteria berikut:

  1. Riwayat pembayaran angsuran lancar dan tepat waktu;
  2. Angsuran KTA telah berlangsung selama 10 bulan.
Baca Juga  Syarat dan Ketentuan Pengajuan Pinjaman KTA

Top up KTA Cashloan dapat diajukan dengan menghubungi Call OCBC NISP pada nomor panggilan 1500999.

Fasilitas Top Up KTA Bank

Berikut ini adalah rangkuman beberapa bank yang menyediakan fasilitas top up KTA: 

No. Bank Produk KTA
1 CIMB Niaga Xtra Dana
2 Maybank KTA Maybank
3 Bank Mandiri Kredit Serbaguna Mandiri
4 Bank OCBC NISP KTA Cashloan
5 Permata Bank PermataKTA
6 Standard Chartered KTA Standard Chartered
7 Bank DBS Indonesia DBS KTA
8 Bank Danamon KTA Dana Instant
9 BNI BNI Fleksi
10 Bank HSBC Indonesia HSBC Personal Loan
11 Bank CTBC Indonesia KTA Instan Dana Cinta

Tips Top Up KTA

Setelah memahami mekanisme penawaran top up KTA beserta contoh bank yang memfasilitasi, berikut ini adalah beberapa hal yang dapat disimpulkan:

A. Kriteria Nasabah dalam Pengajuan Top Up KTA

Kriteria nasabah yang berbeda-beda pada masing-masing bank. Top up KTA CIMB Niaga Xtra Dana, misalnya, yang hanya diperuntukkan bagi nasabah yang telah mencicil KTA selama minimal selama 9 bulan. Berbeda dengan ketentuan pada OCBC NISP yang mensyaratkan pelunasan KTA minimal telah berlangsung sebanyak 10 kali cicilan (10 bulan).

B. Suku Bunga pada Top Up KTA

Suku bunga yang diberlakukan pada top up KTA umumnya berbeda dengan tingkat suku bunga pada produk KTA.

C. Sumber Informasi Penawaran Top Up KTA

Dalam hal nasabah mendapatkan penawaran top up KTA dengan cara dihubungi secara pribadi oleh telemarketing, lakukan cross check untuk memastikan bahwa kontak yang tertera dimiliki oleh pihak yang memang memiliki kewenangan tersebut. Nasabah dapat memastikan hal tersebut dengan bertanya kepada pihak bank, baik dengan cara menghubungi customer service maupun bertanya melalui media sosial bank, seperti Twitter.

D. Kelebihan dan Kelemahan Top Up KTA

Konsekuensi yang harus dipahami sebelum menerima penawaran top up KTA adalah fakta bahwa hal tersebut dapat memperpanjang masa pelunasan kredit, serta memperbesar jumlah angsuran bulanan jika, khususnya untuk nominal top up yang lebih besar dibanding plafon KTA.

Namun, di sisi lain, top up dapat menjadi alternatif pinjaman yang lebih praktis, karena memungkinkan debitur untuk memperoleh tambahan pinjaman dengan lebih mudah, yakni tanpa harus mengulang rangkaian prosedur pengajuan KTA dari awal atau mengajukan pinjaman baru pada kreditur lain.