Review Pinjaman KTA DBS 2022 Kelebihan, Kelemahan, Apakah Aman

Kelebihan pinjaman KTA DBS Digibank adalah aman terdaftar di OJK, bunga 1.49% per bulan, tenor 36 bulan cicilan, limit plafon 300 juta, terintegrasi dalam aplikasi Digibank.

Sementara kelemahan KTA DBS adalah proses lama, persyaratan banyak, harus punya kartu kredit dan wajib slip gaji dengan minimum penghasilan tertentu.

Untuk menelisiknya lebih jauh, saya mencoba mengajukan pinjaman KTA. Kebetulan, saya menerima penawaran dari marketing KTA DBS yang menghubungi via WA.

Apa itu Pinjaman KTA DBS

Pinjaman KTA adalah satu kredit untuk konsumen yang ditawarkan Bank DBS. KTA masuk dalam kategori kredit konsumen.

KTA DBS tidak membutuhkan agunan dan pembayaran dicicil selama masa tenor yang ditentukan saat pinjaman diajukan.

Angsuran bulanan yang dibayarkan termasuk pinjaman pokok (hutang), bunga dan biaya-biaya lainnya (jika ada) sesuai dengan jadwal pembayaran angsuran yang berlaku sampai dengan KTA DBS seluruhnya dibayar lunas oleh Nasabah kepada Bank.

Apakah Pinjaman KTA Digibank DBS Aman, Penipuan Bukan

KTA Digibank DBS aman karena DBS terdaftar dan diawasi OJK. Punya izin resmi dari OJK.

DBS Indonesia adalah bagian dari group perbankan internasional DBS. Punya kantor cabang di berbagai belahan dunia.

Fitur Pinjaman

KTA DBS memiliki fitur sebagai berikut:

  • Dana Tunai tanpa jaminan
  • Plafon kredit Rp 30 juta sampai Rp 300 juta
  • Masa kredit tenor 1 tahun sampai 3 tahun
  • Cicilan flat sampai lunas.

Cara Pengajuan

Untuk mengajukan KTA DBS, Anda bisa melakukan dengan beberapa cara.

Pertama, mengajukan KTA secara online melalui aplikasi mobile banking Digibank DBS. Di dalam aplikasi terdapat pilihan untuk bisa mengajukan KTA.

Jika masuk dalam kriteria, saat pilihan KTA di klik di Digibank, Anda bisa mengajukan pinjaman. Tapi, jika tidak masuk kriteria maka muncul pesan di aplikasi bahwa Anda belum bisa mengajukan.

Kedua, penawaran datang dari marketing KTA DBS melalui media WA atau telepon.

Marketing akan menghubungi Anda dan menawarkan pengajuan KTA sambil menjelaskan persyaratan yang diminta.

Mana yang lebih baik? Antara kedua cara pengajuan diatas.

Pengajuan lewat online di aplikasi Digibank atau offline via marketing KTA, masing – masing punya plus dan minus.

Kalau lewat Digibank, Anda bisa mengontrol sesuai kemauan Anda, tidak diburu buru. 

Tetapi tampaknya yang di aplikasi Digibank ini, sifatnya undangan. Jika tidak masuk kriteria, Anda tidak bisa mengajukan KTA online meskipun sudah membuka aplikasi Digibank.

Selain itu, Anda harus membuka aplikasi Digibank terlebih dahulu. Ada proses pembukaan aplikasi yang harus Anda ikuti.

Dibutuhkan pula ponsel smartphone untuk bisa mengakses aplikasi Digibank DBS.

Pengajuan lewat marketing KTA lebih simpel, tidak perlu buka aplikasi Digibank. Marketing yang akan membantu mengajukan.

Anda juga bisa tanya-tanya ke marketing KTA sebelum memutuskan mengajukan.

Hanya saja, marketing KTA biasanya cukup agresif untuk mengejar supaya Anda segera menyampaikan data dan dokumen. Marketing dikejar target.

Disamping itu, karena data pribadi diserahkan ke seseorang lewat WA, selalu ada resiko, data pribadi tersebut bocor dan digunakan untuk hal – hal lain.

Contohnya saya, tiba – tiba masuk pesan di WA dari marketing KTA, tanpa saya pernah kenal marketing tersebut. Dugaan saya, entah dimana, data kontak saya sudah bocor.

Syarat dan Ketentuan

  1. WNI usia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun
  2. Minimal penghasilan kotor per bulan Rp 10.000.000,-
  3. Minimal limit kartu kredit Rp 15.000.000,-
  4. Minimal lama usaha atau bekerja: 1 tahun dan status karyawan tetap
  5. Minimal masa aktif kartu kredit di bank lain: 9 bulan

Dari ketentuan ini, Anda bisa lihat bahwa profil orang yang bisa mengajukan KTA adalah pegawai tetap, posisi menengah dengan gaji 10 juta dan punya kartu kredit limit 15 juta.

Tentu saja, keputusan akhir disetujui tidaknya pengajuan KTA di tangan bank. Tetapi, dengan kriteria ini, Anda bisa melihat profil nasabah yang dimaui bank seperti apa. 

Persyaratan Dokumen

Dokumen yang perlu disiapkan untuk pengajuan KTA DBS adalah:

  1. Fotocopy KTP
  2. Fotocopy Kartu Kredit
  3. Fotocopy NPWP.

NPWP terutama diwajibkan untuk pinjaman >= Rp 50 juta keatas. Tanpa NPWP untuk jumlah pinjaman sebesar ini, bank akan menolak pengajuan.

Bagaimana jika punya beberapa kartu kredit? Mana kartu kredit yang harus diserahkan ke bank.

Ada dua pengecekan kartu kredit yang akan dilakukan bank, yaitu:

  • Limit kartu kredit. Digunakan untuk menentukan plafon pinjaman KTA.
  • Masa keanggotaan kartu kredit. Makin lama makin bagus, namun minimum masa keanggotaan kartu kredit yang diterima adalah 9 bulan.

Dengan dua ketentuan ini, Anda sebaiknya menyampaikan 1 kartu kredit yang limitnya paling besar dan masa keanggotaan paling lama.

Kalau tidak bisa dua – duanya, sampaikan kartu kredit dengan limit paling besar tapi yang memenuhi minimum masa keanggotaan 9 bulan.

Marketing KTA juga bilang ada dua jenis kartu kredit yang tidak diterima saat ini. Kartu kredit terbitan AEON dan Amex.

Marketing tidak memberitahukan alasan tidak diterimanya kedua kartu ini. Pastikan mengajukan dengan kartu lain. 

Tahapan Proses Pengajuan

Karena penawaran saya dilakukan lewat marketing KTA, pihak marketing akan meminta paling awal NIK dari KTP. Kalau ada, marketing minta fotocopy KTP dahulu.

Dokumen KTP dibutuhkan oleh marketing KTA untuk melakukan pengecekan BI Checking atau SLIK OJK. 

Marketing KTA menggunakan NIK KTP calon debitur sebagai informasi akan melakukan pengecekan catatan kredit di bank – bank lain melalui BI Checking.

Pengecekan ini penting karena jika ditemukan catatan kredit yang buruk di BI checking, Anda percuma lanjut ke proses berikutnya.

Baca Juga  Cara Pinjam Uang di Bank Muamalat

Jika ditemukan, kredit yang sedang menunggak atau dulu pernah kolek 5, maka biasanya marketing akan berhenti memproses ke tahap selanjutnya.

Bagaimana jika punya tunggakan kredit di bank lain?

  • Jika jumlahnya kecil, dibawah Rp 1 juta, bank akan mengabaikan. Dianggap bukan tunggakan yang material.
  • Jika terlambat dibawah 3 hari, bank tidak akan memperhitungkan. Masih masuk masa grace period yang lumrah dalam pinjaman
  • Jika terlambat diatas 3 hari sd 30 hari, bank masih akan mempertimbangkan. Ini rentang waktu yang masih abu – abu.
  • Jika terlambat diatas 30 hari, kemungkinan besar akan ditolak pengajuannya.
  • Pernah menunggak tapi sekarang sudah lunas maka bank akan melihat berapa lama menunggaknya.

Limit Pinjaman

Plafon KTA biasanya dihitung dari limit kartu kredit tertinggi yang dimiliki oleh peminjam. Dari limit akan dikali perkalian tertentu untuk mendapatkan plafon KTA.

Biasanya perhitungan limit KTA adalah 2x sd 3x dari limit kartu kredit.

Misalnya limit kartu kredit Anda adalah Rp 20 juta maka kemungkinan plafon KTA adalah Rp 40 juta sd Rp 60 juta.

Selain melihat, limit di kartu, bank juga akan mempertimbangkan kemampuan pembayaran. 

Analisa Kemampuan Pembayaran

Salah satu hal yang akan dilihat oleh analis kredit bank adalah apakah Anda memiliki penghasilan dan apakah penghasilan tersebut cukup untuk membayar angsuran KTA.

Formula standar dari bank adalah maksimum 30% dari penghasilan bulanan untuk membayar semua kewajiban per bulan. 

Ada beberapa poin dari formula ini, yaitu:

  • Semua kewajiban cicilan pinjaman akan dihitung oleh bank. Kata kuncinya ‘Semua’, bukan hanya cicilan KTA yang sedang diajukan
  • Maksimum 30% adalah standar yang umum digunakan, meskipun untuk penghasilan yang lebih besar, bank bisa menggunakan rasio yang lebih tinggi, samping 35%.

Anda bisa menghitung sendiri apakah total kewajiban kredit yang ada sekarang plus tambahan cicilan dari KTA yang diajukan masuk dalam 30% penghasilan. Jika masuk, besar kemungkinan pengajuan KTA akan disetujui.

Tetapi, jika tidak masuk, kemungkinan pengajuan KTA disetujui akan kecil. Meskipun kemungkinan tersebut tetap ada karena keputusan akhir di tangan bank.  
 

BI Checking SLIK OJK

Apa itu BI Checking atau sekarang dikenal sebagai SLIK OJK?

Semua lembaga keuangan di Indonesia, termasuk, bank, leasing, BPR dan fintech wajib menyampaikan laporan status debitur yang mengambil pinjaman ke OJK (dulu ke BI).

Laporan tersebut disusun dalam satu sistem database yang umum mengenalnya sebagai SLIK OJK (dulu BI Checking). Dalam database tersebut terdapat credit history sampai lima tahun kebelakang yang menunjukkan performa pembayaran dan status terakhir.

Laporan ini digunakan bank untuk mengecek karakter peminjam. Apakah peminjam yang patuh, menyelesaikan kewajibannya atau yang tidak patuh, terlambat membayar kewajiban atau bahkan menunggak.

Umumnya, di hampir semua bank, hasil pengecekan di BI checking menjadi garda pertama sebelum suatu aplikasi pinjaman akan diproses. Jika tidak lolos garda pertama ini maka pengajuan langsung ditolak.

Disamping menunjukkan histori kredit, BI checking memberikan informasi soal alamat peminjam. Bank biasanya menggunakan .  
 

Verifikasi

Bank akan melakukan verifikasi pengajuan pinjaman untuk memastikan bahwa data yang disampaikan peminjam benar. Verifikasi adalah proses krusial yang akan menentukan disetujui tidaknya pengajuan pinjaman.

Ada dua jenis metode verifikasi, yaitu:

  • Phone Verification. Dilakukan melalui telepon menghubungi ke pihak – pihak terkait.
  • Field Verification. Dilakukan melalui kunjungan ke lokasi pihak – pihak terkait.

Saat ini, verifikasi dilakukan lewat telepon. Hanya dalam kondisi khusus, bank mengirimkan orang untuk melakukan verifikasi dengan mendatangi lokasi.

Kemana verifikasi melalui telepon dilakukan?

  1. Aplikan. Verifikasi ke ponsel peminjam wajib dilakukan untuk memastikan bahwa orang yang tercantum di aplikasi memang mengajukan kredit KTA
  2. Rumah. Verifikasi telepon ke rumah peminjam untuk memastikan peminjam tinggal di rumah tersebut.
  3. Kantor. Verifikasi telepon ke kantor untuk memastikan peminjam masih bekerja di kantor tersebut.
  4. Emergency Contact (Econ). Verifikasi telepon ke orang yang tidak tinggal serumah untuk memastikan bahwa orang yang diberikan namanya mengenal peminjam.

Dari ke 4 kontak diatas, verifikasi ke aplikan atau peminjam adalah yang wajib, sisanya tergantung pada kondisi dan kebijakan analis kredit. 

Syarat KTA DBS Disetujui

Dari syarat yang ada, kita bisa memperkirakan bahwa ciri ciri kta dbs disetujui adalah:

  • Memenuhi syarat dan ketentuan
  • Melengkapi dokumen
  • Lolos BI Checking, SLIK OJK
  • Verifikasi dilakukan dengan baik

Bunga dan Biaya

Yang penting diperhatikan di dalam KTA tidak hanya soal bunga, tetapi juga adanya biaya – biaya admin. Biaya-biaya tersebut tidak kecil dan mempengaruhi total biaya pinjaman secara keseluruhan.

Kita bahas dulu bunga, lalu kemudian biaya – biaya lainnya.

Bunga Promo KTA DBS

DBS menyebutkan bahwa bunganya mulai dari 0,88% per bulan untuk pinjaman KTA. Bunga berbeda  – beda ditentukan oleh jumlah pinjaman dan lokasi domisili, sebagai berikut:

Area (Plafon KTA) Bunga
Jabodetabek  
Rp 5 – Rp 75 juta 1,49%
> Rp 75 – Rp 125 juta 1,29%
> Rp 125 – Rp 200 juta 0,95%
> Rp 200 juta – Rp 300 juta 0,88%
Bandung & Surabaya  
Rp 5 – Rp 300 juta 1,49%

Catatan: Suku Bunga (flat/bulan)

Beberapa hal yang menjadi catatan dari ketentuan suku bunga KTA DBS adalah:

  • Plafon lebih besar akan mendapatkan rate bunga per bulan lebih rendah.
  • Domisili di luar jabodetabek tidak mendapatkan penurunan bunga untuk plafon kredit lebih besar
  • Bunga dihitung secara flat per bulan
  • KTA DBS menyatakan bahwa “Bunga adalah bunga indikatif per bulan.”. Ketentuan bunga yang digunakan merujuk pada saat KTA disetujui. Bisa saja berbeda dengan tabel bunga diatas.
Baca Juga  Apa Itu Fintech P2P Lending Indonesia

Ketentuan bunga adalah:

  1. Bunga digibank KTA  adalah bunga harian berdasarkan bunga setahun dibagi 360 (tiga ratus enam puluh) hari dan perhitungan bunga akan dihitung setiap hari sampai Nasabah melunasi seluruh kewajiban pembayaran.
  2. Komposisi angsuran terdiri dari angsuran pembayaran pokok pinjaman, bunga dan biaya-biaya lainnya sebagaimana disebutkan pada halaman website Bank maupun pada aplikasi Permohonan digibank KTA.
  3. Komposisi angsuran pembayaran pokok pinjaman dan bunga tidak sama atau akan berubah setiap bulannya.
  4. Perhitungan bunga dimulai dari tanggal digibank KTA disetujui sampai dengan jangka waktu digibank KTA berakhir.

Apakah betul bunganya sebesar itu?

Saran saya, jangan cepat percaya dengan suku bunga yang disampaikan dalam promo KTA. Karena dari pengalaman saya selama ini, setelah nanti dihitung, besarnya bunga bisa berbeda dan paling sering lebih tinggi dari bunga yang dipromosikan.

Cara paling akurat adalah menghitung dari besarnya cicilan per bulan berdasarkan plafon pinjaman yang diambil dan lamanya tenor kredit.

Cicilan per Bulan

Saya mendapatkan simulasi KTA DBS@@@@@@ untuk setiap plafon pinjaman dan cicilan per bulan di setiap tenor, sebagai berikut:

Simulasi Pinjaman KTA

Plafon KTA 12 bulan 24 bulan 36 bulan
5 juta 511,167 302,833 233,389
10 juta 1,022,333 605,667 466,778
15 juta 1,533,500 908,500 700,167
20 juta 2,044,667 1,211,333 933,556
50 juta 5,111,667 3,028,333 2,333,889
100 juta 10,223,333 6,056,667 4,667,778
200 juta 19,446,667 11,113,333 8,335,556
300 juta 27,970,000 15,470,000 11,303,333

Simulasi lengkapnya bisa dilihat di sini.

Biaya Admin

Saya menanyakan ke marketing KTA, apakah ada potongan biaya ketika pencairan pinjaman?

Dijawab, “Ada, potongan biaya dari pencairan”. Artinya, jumlah yang diterima peminjam akan lebih kecil dari jumlah plafon pinjaman yang disetujui karena adanya biaya di muka.

Biaya adalah sebagai berikut:

  • Provisi 1,75% dari plafon yang disetujui di tahun pertama, selanjutnya di tahun kedua Rp 65,000 per tahun
  • Biaya Admin Rp 199,000
  • Biaya Transfer Rp 30 ribu

Sebagai contoh, pinjaman Rp 100 juta yang diterima masuk rekening adalah Rp 98,021,000. Artinya biaya yang dipotong adalah Rp 1,979,000.

Pengembalian pinjaman pokok tetap di Rp 100 juta. Bukan yang masuk rekening 98 juta.

Jadi saat menghitung total bunga pinjaman sebaiknya menggunakan angka nett setelah potongan biaya. Dalam contoh diatas adalah Rp 98 juta bukan Rp 100 juta.

Total Biaya Pinjaman

Biaya pinjaman dihitung sebagai berikut:

  • Pinjaman Rp 100 juta dan pencairan Rp 98 juta
  • Cicilan per bulan Rp 10,223,333 (12 bulan); Rp 6,056,667 (24 bulan) dan Rp 4,667,778 (36 bulan)
  • Total pembayaran Rp 122.679.996 (12 bulan), Rp 145.360.008 (24 bulan), Rp 168.040.008 (36 bulan).

Dengan perhitungan diatas maka bunga yang harus dibayar adalah:

  • Bunga 25% setahun untuk tenor 12 bulan
  • Bunga 24% setahun atau 48% selama tenor 24 bulan
  • Bunga 23% setahun atau 71% selama tenor 36 bulan

Dari sini, Anda bisa lihat bahwa bunga sekitar +2% per bulan, yang mana lebih tinggi dari suku bunga yang disebutkan. 

Hal ini karena adanya biaya admin dan provisi yang dipotong dimuka, yang membuat total biaya pinjaman menjadi lebih tinggi.

Simulasi Cicilan KTA DBS

Plafon Pencairan Tenor Cicilan Bunga Tahun
100 juta 98 juta 12 bulan 10.2 juta 25%
    24 bulan 6.0 juta 24%
    36 bulan 4.6 juta 23%

Pembayaran Pinjaman

Terkait pembayaran penting untuk diperhatikan beberapa hal.

Cara Pembayaran

Nasabah tidak akan menerima lembar tagihan bulanan. Informasi mengenai tagihan bulanan Nasabah dapat diperoleh setiap waktu melalui layanan DBSI Customer Centre atau Aplikasi digibank Mobile Banking. 

Tanggal Jatuh Tempo tidak sama dengan tanggal disetujuinya digibank KTA. Penentuan Tanggal Jatuh Tempo akan ditentukan oleh Bank dan akan diberitahukan kepada Nasabah dalam Persetujuan Kredit. 

Perhitungan bunga dimulai dari tanggal disetujuinya digibank KTA sampai dengan jangka waktu digibank KTA berakhir. Apabila Tanggal Jatuh Tempo pada bulan yang bersangkutan jatuh pada hari Sabtu, Minggu dan/atau hari libur lainnya, maka Bank akan menetapkan Tanggal Jatuh Tempo pada hari kerja terdekat sebelumnya. 

KTA DBS menyediakan berbagai kanal pembayaran pinjaman, yaitu:

  1. ATM DBSI
  2. Auto Debit
  3. Transfer / Sistem Kliring Nasional (SKN)
  4. Jaringan ATM Bersama, ALTO, Prima
  5. ATM BCA melalui menu transfer
  6. Bank Rekanan yang bekerjasama melalui menu pembayaran
  7. Outlet Indomaret

Bank DBS Indonesia (DBSI) menganjurkan untuk selalu melakukan pembayaran angsuran bulanan digibank KTA Anda selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja sebelum tanggal jatuh tempo.

Salah satu contohnya adalah pembayaran via ATM BCA, Anda perlu melakukan transfer ke “Ke Rek Bank Lain”,  masukkan Kode Sandi Bank: 046 (DBSI) dan masukkan Nomor Rekening Tujuan: Nomor Pinjaman.

Anda gunakan ‘Nomor Pinjaman’ di KTA sebagai no rekening tujuan.

Denda Keterlambatan

Pembayaran yang terlambat akan kena denda, yaitu:

  • Minimum Rp 250.000,- atau
  • Sebesar 6% dari angsuran bulanan per keterlambatan

Untuk menghindari risiko dikenakannya biaya keterlambatan pembayaran angsuran, Bank menganjurkan agar Nasabah selalu membayar angsuran bulanan digibank KTA Nasabah selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja sebelum Tanggal Jatuh Tempo.

Pelunasan Dipercepat

Bank memberikan kesempatan kepada debitur untuk melunasi pinjaman sebelum jatuh tempo. Dikenal sebagai pembayaran dipercepat.

Baca Juga  Cara Pinjam Uang di Bank BJB 2022

Pembayaran dipercepat adalah fitur yang umum ditawarkan di KTA oleh bank.

Caranya dengan menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada Bank atau dengan menghubungi DBSI Customer Centre selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja sebelum Tanggal Jatuh Tempo angsuran berikutnya.

Namun, Anda harus membayar fee untuk melakukan pembayaran dipercepat.

Ketentuan fee pembayaran dipercepat di KTA DBS adalah 8% dari pokok pinjaman.

Jadi, saat pelunasan Anda harus membayar sisa pokok pinjaman plus biaya 8% dari sisa pokok pinjaman tersebut.

Nasabah wajib membayar sesuai dengan jumlah terhutang yang diinformasikan oleh Bank. Bank akan melakukan penutupan digibank KTA apabila jumlah terutang digibank KTA dari Nasabah telah dilunasi.  
 

Pengaduan Nasabah

Bank wajib menerima dan mencatat setiap pengaduan baik lisan maupun tertulis dari Nasabah. 

Dalam hal pengaduan diajukan secara lisan maka pengaduan diselesaikan dalam waktu 5 (lima) hari kerja. Apabila Bank membutuhkan dokumen pendukung maka Bank akan meminta Nasabah untuk menyampaikan pengaduan secara tertulis yang dilengkapi dengan dokumen pendukung yang diperlukan.

Dalam hal pengaduan disampaikan secara tertulis, maka pengaduan diselesaikan dalam waktu 20 (dua puluh) hari kerja setelah seluruh dokumen pendukung diterima secara lengkap oleh Bank dan dapat diperpanjang sampai dengan paling lama 20 (dua puluh) hari kerja. Perpanjangan jangka waktu tersebut akan disampaikan Bank secara tertulis kepada Nasabah.

Adapun dokumen pendukung yang harus disampaikan Nasabah adalah berikut:

  1. Identitas Nasabah dan/atau Perwakilan Nasabah;
  2. Surat Kuasa (apabila Nasabah diwakilkan);
  3. Jenis dan tanggal transaksi; dan
  4. Permasalahan yang diadukan.

Bank berhak untuk meminta dokumen pendukung selain dokumen-dokumen pendukung yang telah disampaikan di atas kepada Nasabah, apabila diperlukan.

Namun, Bank dapat melakukan penolakan untuk menangani pengaduan apabila terdapat beberapa kondisi seperti berikut:

  1. Nasabah tidak dapat melengkapi persyaratan dokumen sampai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan;
  2. Pengaduan sebelumnya telah diselesaikan oleh Bank sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku;
  3. Pengaduan tidak terkait dengan kerugian dan/atau potensi kerugian materiil, wajar, dan secara langsung sebagaimana tercantum dalam Syarat dan Ketentuan digibank KTA;
  4. Pengaduan tidak terkait dengan transaksi dalam digibank KTA.

Resiko Jika Menunggak

Nasabah menghadapi sejumlah resiko jika menunggak kewajiban pembayaran pinjaman KTA, yaitu:

  • Nasabah akan dikenakan biaya keterlambatan pembayaran apabila pembayaran angsuran tidak diterima oleh Bank pada Tanggal Jatuh Tempo sebagaimana tercantum di dalam Persetujuan Kredit atau Nasabah melakukan pembayaran dengan jumlah yang kurang dari jumlah pembayaran yang ditentukan.
  • Bank akan melakukan penagihan atas tunggakan digibank KTA dari Nasabah, termasuk menggunakan jasa pihak lain untuk melakukan penagihan ini maupun menempuh jalur hukum jika diperlukan.
  • Konsekuensi dari keterlambatan pembayaran dapat memberikan dampak yang negatif pada kolektibilitas kredit Nasabah sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia yang dapat berpengaruh pada pengajuan fasilitas kredit yang sedang atau akan diajukan baik pada Bank, bank lain, maupun lembaga keuangan lainnya.

Bank mengklasifikasikan status kolektibilitas digibank KTA berdasarkan pola pembayaran yang dilakukan oleh Nasabah, Pembayaran yang diterima oleh Bank pada atau sebelum Tanggal Jatuh Tempo akan diklasifikasikan sebagai digibank KTA dengan kolektibilitas kredit lancar, yang akan diklasifikasikan lebih lanjut oleh Bank berdasarkan hari tunggakan pembayaran tagihan sebagai berikut:

  • kolektibilitas dalam perhatian khusus (menunggak 1 – 90 (satu sampai sembilan puluh) hari kalender),
  • kurang lancar (menunggak 91 – 120 (sembilan puluh satu sampai seratus dua puluh hari kalender),
  • diragukan (menunggak 121 – 180 (seratus dua puluh satu sampai seratus delapan puluh) hari kalender), dan
  • macet (menunggak lebih dari 180 (seratus delapan puluh) hari kalender).

Call Center Bank DBS KTA 

Customer Service dan surat menyurat adalah ke:

  • DBSI Customer Centre, DBS Bank Tower, Lantai B1 Ciputra World 1, Jalan Prof. Dr. Satrio Kav 3-5 Jakarta 12940, Indonesia
  • No Telp 0804 1500 327 Surel
  • E-mail: [email protected]

Kelebihan KTA DBS

Sejumlah kelebihan pengajuan pinjaman di KTA Digibank DBS:

1. Plafon Besar

Plafon KTA bisa sampai Rp 50 juta, bahkan sampai Rp 300 juta. Plafonnya bisa cukup besar ditawarkan oleh bank.

2. Tenor Panjang

Tenor kredit KTA cukup panjang, bisa sampai 5 tahun atau 60 bulan. Tenor yang panjang membuat besarnya cicilan menjadi lebih terjangkau.

3. Bunga Murah

Bunga KTA jauh lebih murah dibandingkan pinjaman online. Saat bunga KTA rata – rata 20% sd 30% setahun, sementara bunga pinjaman online 144% setahun.

4. Aman dan Resmi

KTA ditawarkan oleh bank yang punya izin resmi dari OJK.

Kelemahan KTA DBS

Sejumlah kekurangan pengajuan pinjaman di KTA Digibank DBS:

1. Proses Pengajuan Lama

Membutuhkan waktu paling sedikit 1 sd 2 minggu untuk pengajuan pinjaman KTA diproses. Pinjaman di KTA bukan jenis yang cepat cair.

2. Syarat dan Ketentuan Rumit

Banyak syarat dokumen dan persyaratan lainnya yang harus dipenuhi dalam pengajuan KTA. Misalnya, wajib punya NPWP, harus punya kartu kredit.

Ada pula kewajiban minimum penghasilan untuk bisa diterima pengajuannya.

KTA tidak bisa hanya syarat KTP saja.

3. Wajib Lolos SLIK OJK

Bank yang menawarkan KTA mewajibkan nasabah untuk lolos SLIK OJK. Syarat lolos SLIK ini wajib.

Nasabah yang punya catatan kredit butuk di SLIK OJK, karenaa alasan apapun, kemungkinan besar pengajuan pinjamannya akan ditolak.

Bank membutuhkan catatan di SLIK yang bersih, clean, selama beberapa tahun ke belakang. Tidak boleh ada cacat kredit.

4. Pencairan Lama

Seiring dengan proses pinjaman yang panjang, pencairan ke rekening bank juga lama. Tidak bisa hari ini diajukan, maka hari ini cair.

KTA bukan jenis kredit yang cepat cair atau langsung cair.

5. Verifikasi Telepon dan Kunjungan (Jika Dibutuhkan)

Bank akan melakukan sejumlah langkah verifikasi, yang biasanya meliputi telepon atau kunjungan ke rumah dan kantor. Verifikasi ini tidak mudah, terutama verifikasi ke kontak darurat.

Ringkasan Pinjaman KTA DBS

No Fitur KTA Penjelasan
1 Limit Plafon Kredit Rp 300 juta
2 Tenor Kredit 3 Tahun
3 Jenis Kredit Dana Tunai
4 Cara Pengajuan Online dan Offline
5 Syarat dan Ketentuan Minimal penghasilan kotor per bulan Rp 10.000.000,- Minimal limit kartu kredit Rp 15.000.000,-

Kesimpulan

Pinjaman KTA menawarkan solusi buat orang yang butuh dana cepat dengan proses mudah dan ringkas. Kebutuhan ini bisa dihadapi siapa saja.

Pengalaman ini saya peroleh saat mencoba pengajuan di KTA DBS.

Tentu saja, kemudahan dan kecepatan KTA dikompensasi oleh bunganya yang relatif mahal dibandingkan jenis kredit bank lainnya. Meskipun dibandingkan bunga pinjaman online, bunga KTA masih jauh lebih murah.