Review Reksadana Saham BNP Paribas Ekuitas (2023) | Apa Aman, Kelebihan Kelemahan

BNP Paribas Ekuitas adalah salah satu jenis Reksadana Saham yang sudah beroperasi sekitar 21 tahun sejak 16 Januari 2001 dan memiliki dana kelolaan sebesar Rp 1.3 Triliun.

Kita akan mengkaji Reksadana ini. Apakah aman, berapa return, biaya, serta apa kelebihan dan kelemahannya.

Apa itu BNP Paribas Ekuitas

BNP Paribas Ekuitas adalah jenis Reksadana Saham yang bertujuan memberikan pengembalian nilai investasi melalui alokasi yang strategis dalam Efek Bersifat Ekuitas yang dijual melalui Penawaran Umum dan/atau diperdagangkan pada Bursa Efek di Indonesia, dan instrumen pasar uang seperti halnya Deposito berjangka, Sertifikat Deposito, Sertifikat Bank Indonesia, Surat Berharga Pasar Uang, Obligasi yang jatuh temponya kurang dari 1 tahun dan instrumen pasar uang lainnya..

Strategi investasi yang dilakukan adalah: Minimum sebesar 80% (delapan puluh per seratus) pada Efek Bersifat Ekuitas dan maksimum sebesar 20% (dua puluh per seratus) pada instrumen pasar uang seperti Deposito berjangka, Sertifikat Deposito, Sertifikat Bank Indonesia, Surat Berharga Pasar Uang, Obligasi yang jatuh temponya kurang dari 1 tahun dan instrumen pasar uang lainnya…

Apa Aman Investasi di BNP Paribas Ekuitas

Investasi di BNP Paribas Ekuitas aman dan legal karena reksadana ini dikelola oleh Manajer Investasi PT BNP Paribas Asset Management yang sudah memiliki izin dan legalitas resmi dari OJK.

Disamping itu, aset pemegang Reksadana disimpan terpisah di bank kustodian dari rekening Manajer Investasi. Jika Manajer Investasi bangkrut atau tutup, aset dan dana milik investor Reksadana aman.

Jumlah Dana Kelolaan

Total jumlah dana kelolaan di Reksadana ini mencapai Rp 1.3 Triliun

Besar kecilnya dana kelolaan menunjukkan berapa jumlah dana yang ditempatkan investor ke Reksadana.

Semakin besar akan semakin baik, karena menunjukkan kepercayaan investor atas kinerja Reksadana.

Kinerja Return Keuntungan

Dalam periode 10 tahun, kinerja BNP Paribas Ekuitas menunjukkan pencapaian return 20,44%.

Sejak peluncuran, Reksadana sudah mencetak keuntungan 14,51% vs return benchmark 13,29%.

Untuk bisa menilai kinerja Reksadana sebaiknya membandingkan dengan acuan atau benchmark.

Kinerja bisa dilihat dari Fund Fact Sheet yang disediakan gratis oleh Manajer Investasi.

Biaya Investasi

Reksadana ini membebankan biaya sebagai berikut:

  • Biaya Pembelian: 3,00%
  • Fee Manajer Investasi: 2,50%

Biaya pembelian dihitung dari jumlah investasi di Reksadana, sementara fee MI dihitung dari jumlah dana kelolaan.

Isi Portofolio Reksadana

Karena ini adalah jenis Reksadana Saham maka isi portofolio BNP Paribas Ekuitas adalah Astra International Tbk, Bank BTN (TD), Bank Central Asia Tbk, Bank Danamon Indonesia Tbk PT (TD), Bank Mandiri (Persero) Tbk, Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Bank Panin Indonesia Tbk PT (TD), Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Isi portofolio ini bersifat dinamis, sesuai dengan kebijakan Manajer Investasi.

Minimum Investasi

Jumlah minimum pembelian di Reksadana adalah Rp Tidak Ada.

Tersedia pula program auto investment untuk melakukan investasi secara rutin sesuai dengan jadwal dan jumlah uang telah ditentukan.

Kelebihan BNP Paribas Ekuitas

1. Minimum Investasi Rendah

Jumlah minimum pembelian Reksadana ini adalah Rp Tidak Ada. Cukup terjangkau untuk semua kalangan.

2. Dikelola Profesional Manajer Investasi

Reksadana dikelola secara profesional oleh Manajer Investasi yang sudah punya tidak hanya kualifikasi keahlian tetapi juga pengalaman bertahun – tahun di industri ini.

3. Aman dan Legal

Reksadana BNP Paribas Ekuitas aman dan legal karena dikelola oleh Manajer Investasi yang sudah berpengalaman dan memiliki izin serta legalitas dari OJK.

4. Akses ke Saham

Bisa masuk ke instrumen Saham dengan lebih mudah. Tidak perlu belajar banyak dan mengerti teknisnya, bisa langsung terjun investasi di Saham.

5. Diversifikasi

Keunggulan di Reksadana adalah bisa melakukan diversifikasi portofolio dengan lebih mudah. Hal ini membantu kita mengelola risiko dengan baik.

Kelemahan BNP Paribas Ekuitas

1. Resiko Investasi

Risiko investasi Saham Tinggi dibandingkan jenis instrumen lainnya. Harus siap dengan kejatuhan nilai investasi.

2. Manajer Investasi Bisa Bangkrut, Tutup

Manajer Investasi yang mengelola portofolio bisa saja bangkrut dan gagal mengelola investasi di Reksadana.

3. Biaya Manajemen Fee

Beban biaya management fee yang harus dibayar saat berinvestasi, yang untuk reksadana ini adalah 2,50% per tahun.

Reksadana untung atau rugi, fee manajer investasi tersebut tetap harus dibayar. Tidak ada biaya ini jika berinvestasi sendiri.

4. Likuiditas

Pencairan Reksadana meskipun cukup cepat tetapi dalam kondisi tertentu bisa memakan waktu. Tidak bisa cair dalam waktu 1 hari.

5. Return Tidak Konsisten Diatas Benchmark

Meskipun tujuannya adalah lebih baik dari benchmark, nama data menunjukkan bahwa BNP Paribas Ekuitas tidak selalu konsisten bisa mencetak return diatas benchmark.

Kesimpulan

BNP Paribas Ekuitas merupakan salah satu jenis Reksadana Saham yang sudah cukup lama beroperasi dan dipercaya masyarakat yang terbukti dari besarnya dana kelolaan.

Namun investasi dalam instrumen keuangan yang beresiko perlu dipertimbangkan matang dan wajib disesuaikan dengan tujuan keuangan.